Warga Nabire Keluhkan Pelanggaran Lalu Lintas yang Meningkat
Ruang Bangsa - RRI.CO.ID, Nabire - Warga di Kabupaten Nabire mengeluhkan perilaku sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang kerap melanggar aturan lalu lintas. Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah melawan arus serta tidak mematuhi rambu dan lampu lalu lintas, khususnya di sejumlah persimpangan jalan utama di dalam kota.
Menurut salah satu warga yang bernama Andreas, aksi melawan arus dan menerobos lampu merah sudah menjadi pemandangan sehari-hari, terutama pada jam-jam sibuk pagi, sore hingga malam hari. kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki.
“Sangat rawan kecelakaan. Banyak pengendara seenaknya melawan arus, apalagi lampu merah, tidak pakai helm lagi, padahal dari arah berlawanan ada kendaraan lain yang melaju kencang,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang bernama Merry, yang menilai rendahnya kesadaran berlalu lintas menjadi penyebab utama. Selain membahayakan diri sendiri, pelanggaran tersebut juga memicu kemacetan dan memperparah kondisi lalu lintas di pusat kota.
"Saya berharap pihak berwajib dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. kalau terus dibiarkan, bisa menimbulkan kecelakaan yang fatal. Kami harap ada penertiban rutin supaya pengendara jera,” pungkasnya.
Masyarakat mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan bersama di jalan raya.




