Warga Manggala Gelar Aksi Damai Tolak Mafia Tanah
Forum Warga

Warga Manggala Gelar Aksi Damai Tolak Mafia Tanah

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Warga Bersatu Perumahan Gubernur dan Pemda, Kelurahan Manggala, menggelar aksi damai pada Minggu (18/5/2025). Aksi ini bertujuan untuk menolak praktik mafia tanah serta aksi premanisme yang terjadi di kawasan tempat tinggal mereka.

Ketua Forum Warga Bersatu, Ir. Sadaruddin, MT, dalam orasinya menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk pembelaan warga terhadap dugaan penyerobotan lahan dan tekanan yang merugikan hak masyarakat. “Aksi ini dilaksanakan secara damai dan sesuai dengan konstitusi, tetapi kami tetap menyuarakan tuntutan dengan tegas demi keadilan dan kebenaran,” ujarnya.

Selama aksi berlangsung, warga membentangkan spanduk dan meneriakkan yel-yel di gerbang masuk kompleks Perumahan Gubernur sebagai simbol perlawanan. Mereka juga menyampaikan tujuh butir pernyataan sikap yang mencerminkan tuntutan dan harapan masyarakat, antara lain:

  • Menolak proses hukum yang diduga dikendalikan oleh mafia tanah.
  • Mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku mafia tanah, termasuk jika melibatkan oknum pemerintah.
  • Mendorong pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga dan melindungi aset negara.
  • Menolak segala bentuk premanisme dan intimidasi di kawasan Manggala.
  • Menolak penerapan hukum warisan kolonial Belanda (Eigendom Verponding) karena Indonesia telah merdeka.

Aksi ini menjadi bentuk nyata dari keinginan masyarakat Manggala untuk melindungi hak atas tanah dan aset mereka dari praktik yang dianggap merugikan. Warga berharap, dengan adanya aksi ini, pihak berwenang dapat lebih responsif terhadap permasalahan yang mereka hadapi.

You can share this post!