Ular Kobra Masuk Rumah Warga di Jembrana, Evakuasi Berhasil Dilakukan
Ruang Utama

Ular Kobra Masuk Rumah Warga di Jembrana, Evakuasi Berhasil Dilakukan

NEGARA, NusaBali - Warga di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, dikaget seekor ular kobra masuk ke dalam rumah warga, Selasa (25/11) malam. Ular berbisa sepanjang kurang lebih 1 meter itu ditemukan bersembunyi di bawah sofa ruang tamu dan memicu ketakutan sang pemilik rumah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana, Rabu (26/11), membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, laporan diterima dari warga bernama Shalah Umar Bamasaq, 57, seorang pedagang yang tinggal di Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat.

"Begitu laporan masuk, Regu I Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi," ujar Eko Susila.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu, Shalah tengah duduk santai di sofa ruang tamu sambil bermain handphone (HP). Tiba-tiba ia mendengar suara mencurigakan dari bawah sofa. Ketika mengecek sumber suara, ia terkejut melihat seekor ular bersembunyi di bawah tempat duduknya. Panik dan takut terjadi hal yang tidak diinginkan, Shalah langsung menghubungi Markas Komando Damkarmat Satpol PP Jembrana.

Petugas Damkarmat yang tiba beberapa menit setelah menerima laporan, segera melakukan penanganan. Dengan teknik pengamanan standar, ular yang diperkirakan berbobot sekitar 1 kilogram itu berhasil ditangkap dalam waktu kurang lebih 15 menit. "Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Ular yang berhasil ditangkap kami amankan ke Mako," ucap Eko Susila.

Setelah dievakuasi, ular kobra itu pun diserahkan kepada petugas dari Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jembrana untuk penanganan lebih lanjut. Eko Susila pun mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman bahaya hewan liar saat musim hujan.

Eko Susila mengingatkan warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, tidak menumpuk barang-barang di dalam maupun sekitar rumah, serta menutup celah yang berpotensi jadi tempat persembunyian ular. "Musim hujan biasanya membuat reptil mencari tempat kering dan hangat. Sehingga risiko berkeliaran atau masuk rumah lebih tinggi," ujarnya.7ode

You can share this post!