Persatuan Kunci Stabilitas Keamanan di Tembagapura
Sosial

Persatuan Kunci Stabilitas Keamanan di Tembagapura

SUARA JAYAPURA - Kekhawatiran akan potensi konflik yang kembali mencuat di wilayah Tembagapura mendorong tokoh pemuda sekaligus intelektual Suku Amungme, Fransiskus Kemong, angkat suara.

Ia menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Mimika.

Menurut Fransiskus, berbagai dinamika gangguan keamanan yang terjadi sepanjang tahun 2026 harus dijadikan pelajaran bersama.

Konflik sosial dan aksi penyerangan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menimbulkan korban jiwa, kata dia, tidak boleh terulang kembali di tanah Amungsa.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika kita tidak bersatu, potensi konflik akan terus muncul dan merugikan masyarakat sendiri,” tegasnya pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia menilai, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sangat strategis sebagai fungsi kontrol sosial sekaligus penyejuk di tengah masyarakat.

Komunikasi lintas elemen harus diperkuat, terutama dalam menyerap informasi yang berkembang di akar rumput agar potensi gesekan dapat diantisipasi sebelum membesar.

You can share this post!