Penguatan Karier dan Spiritualitas ASN Kemenag Jatim Menjelang Ramadhan
Lifestyle

Penguatan Karier dan Spiritualitas ASN Kemenag Jatim Menjelang Ramadhan

Worklife

Pembinaan Karier dan Mental Spiritual ASN Kemenag Jatim Melalui Program BINKARSITAL

19 Februari 2026 13:25 Diperbarui: 19 Februari 2026 13:21 38 0 0

+

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lihat foto

Sidoarjo, 19 Februari 2026 - Bimbingan Karier,Profesi dan Mental Spiritual (BINKARSITAL) merupakan kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan dihadiri oleh seluruh pegawai. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat motivasi kerja, integritas, serta kesiapan spiritual pegawai, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Acara dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama Jawa Timur dengan antusias sebagai bentuk penguatan nilai nasionalisme dan identitas kelembagaan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Imam Turmidi, S.Ag., M.H.I., selaku Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

Selanjutnya, penyampaian ceramah Bimbingan Karier, Profesi dan Mental Spritual oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur, yakni Dr. Akhmad Sruji Bahtiar., M.Pd.I. Beliau menegaskan bahwasanya puasa dan nilai-nilai ajaran kehidupan tidak semata-mata merupakan praktik ibadah lahiriah, melainkan proses pembentukan karakter. Ibadah puasa berfungsi sebagai sarana pengembangan empati dan pengendalian diri. Melalui latihan spiritual ini, individu didorong untuk mempertahankan sikap etis dan humanis, bahkan ketika menghadapi perlakuan yang tidak adil, serta mencegah terjadinya kezaliman tanpa merespons dengan tindakan serupa. Nilai empati dan kepedulian sosial tersebut menjadi landasan dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling menghargai. Dalam perspektif spiritual, doa yang dipanjatkan tidak pernah sia-sia. Perubahan perilaku dan peningkatan kualitas diri mungkin tidak terjadi secara instan, namun merupakan bagian dari proses internal yang sedang bertumbuh. Maka dari itu, pegawai diajak untuk membangun kesadaran diri, menghindari budaya saling menyalahkan, berani melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap kesalahan yang pernah dilakukan serta penghargaan terhadap keberagaman.

Bersama rekan-rekan mengikuti BINKARSITAL di Kanwil Kemenag Jatim, memperkuat semangat dan integritas menyambut Ramadhan.

Maka dari itu, kerendahan hati dan kesadaran akan keterbatasan manusia di hadapan Tuhan menjadi fondasi etika spiritual yang memperkuat integritas pribadi dan profesional. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk pegawai yang berempati, berkarakter, dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan BINKARSITAL ini diharapkan menjadi momentum penguatan spiritualitas dan etos kerja pegawai dalam menjalankan tugas pengabdian secara profesional dan berintegritas menjelang bulan suci Ramadhan.

Oleh : Moh Qoidul Ghurril Muhajjilin

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Worklife Selengkapnya

Beri Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

KIRIM

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

TAG

spiritual

pegawai

nilai

lyfe

worklife

You can share this post!