Tayang:
lihat foto
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
Ringkasan Berita:
Tokoh adat Ondoafi Suku Elseng, Enos Waskai, secara tegas mengimbau warga Suku Elseng di Kabupaten Keerom dan Jayapura untuk mengabaikan isu provokatif di media sosial.
Mengingat pengalaman konflik masa lalu yang menyulitkan rakyat, masyarakat kini memilih fokus pada stabilitas ekonomi keluarga dan penguatan nilai keagamaan.
Hal ini untuk memastikan wilayah perbatasan RI-PNG tetap kondusif dari ajakan aksi massa yang berpotensi merusak ketertiban umum.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, KEEROM – Kesadaran akan pentingnya kedamaian kini menjadi prioritas utama bagi masyarakat adat di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.
Tokoh adat Ondoafi Suku Elseng, Enos Waskai, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh warganya di Kabupaten Keerom dan Jayapura, Papua, untuk tidak tergiur oleh agenda kelompok tertentu.
Seruan ini muncul merespons maraknya isu provokatif dan ajakan aksi massa yang beredar di berbagai platform media sosial pada Selasa (24/2/2026).
Masyarakat Suku Elseng diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan komitmen dalam memelihara keamanan daerah agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu.
"Stabilitas keamanan di wilayah kampung saat ini jauh lebih berharga daripada mengikuti dinamika politik yang tidak produktif," kata Eno dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam.
Baca juga: Polda Papua Tengah Siagakan Personel Gabungan, jamin Ibadah Ramadan 2026 Aman dan Humanis
Enos mencermati adanya upaya dari kelompok luar yang mencoba memanipulasi keresahan masyarakat dengan informasi palsu atau hoaks.
Pengalaman pahit akibat konflik bersenjata dan sosial di masa lampau telah memberikan pelajaran berharga bagi warga di pelosok Kabupaten Keerom, yang notabene adalah wilayah perbatasan RI-PNG.
Rakyat kini lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan bekerja di ladang, berburu, dan mengurus keluarga secara mandiri tanpa gangguan eksternal.
“Saya yakin hal-hal kurang baik tidak akan terjadi kalau kita semua bersatu dan berkomitmen menjaga daerah kita tetap aman,” jelas Enos.
Fokus pada pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari menjadi alasan fundamental mengapa masyarakat Suku Elseng enggan terlibat dalam aksi protes.
Baca juga: Perkuat Integritas Peradilan di Tanah Papua, KY Perketat Pengawasan Hakim
Banyak warga yang bermukim di daerah terpencil kini telah merasakan nikmatnya hidup tenang tanpa ada rasa ketakutan terhadap intimidasi.
Enos menegaskan bahwa partisipasi dalam aksi yang tidak jelas hanya akan membawa kerugian materiil dan psikologis bagi masyarakat adat itu sendiri.
Ketenangan dalam bekerja mencari nafkah menjadi kunci utama kesejahteraan yang kini sedang diperjuangkan oleh para kepala keluarga di Suku Elseng.
“Masyarakat saya sudah merasakan susahnya saat konflik terjadi sehingga sekarang mereka hanya ingin hidup tenang dan bekerja,” ujarnya.
Sumber: TribunPapuaTengah.com
Halaman 1/2
1 2
Tags
TribunPapuaTengah.com
Ondoafi Suku Elseng
Enos Waskai
Kabupaten Keerom
Kabupaten Jayapura
Papua
Perbatasan RI-PNG
Rekomendasi untuk Anda
Kunjungi Kami.
Produk Handphone
Daftar Harga HP OPPO Terupdate di Bulan Mei 2026: A6t Pro 5G, A6s, A6x, Reno15 Pro Max, Find X9
Tips Haircare
7 Bahan Untuk Bikin Masker Rambut Alami: Solusi Perawatan Rambut di Rumah Low Budget
Skincare
4 Rekomendasi Serum Eksfoliasi di Bawah 50 Ribu yang Dijamin Aman BPOM
Tips beauty
Ini 7 Alternatif Retinol yang Aman Buat Bumil: Ada Ceramide hingga Hyaluronic Acid
Moms and Baby
17 Daftar Harga Produk Perlengkapan Bayi Mamas Choice Terbaru 2026
Skincare
Review Glad2Glow PDRN Brightening Moisturizer: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan
Berita Terkait: #Info Papua
Soroti Penerangan Jalan Papua Selatan, Aliansi Pemuda: Kebijakan Tak Mandiri dan Rawan Penyimpangan
Jaga Independensi Pers, Forum Pimred Papua Resmi Terbentuk
Rayakan Papua Kembali ke NKRI, Ribuan Bendera Merah Putih Berkibar di Nabire
Berantas Stunting, Pemprov Papua Tengah Bakal Luncurkan Program Jamsos Ibu dan Anak
Arnold Ronsumbre Klaim 1 Mei Momentum Perkuat Integrasi dan Kedamaian Papua dalam Bingkai NKRI
Video Pilihan
Kisah Akhir Pelarian Kiai Ashari Tertangkap saat Pinjam Motor Warga di Area Petilasan Wonogiri
Ikuti kami di