Daftar cabang olahraga untuk SEA Games 2027 akan segera diumumkan.
Malaysia diperkirakan akan secara resmi mengumumkan daftar cabang olahraga yang diusulkan untuk SEA Games 2027 di Malaysia tak lama setelah SEA Games di Thailand saat ini berakhir, di mana pada saat itu Malaysia akan memegang jabatan presiden Federasi SEA Games (SEAGF).
Presiden Dewan Olimpiade Malaysia (OCM), Tan Sri Mohamad Norza Zakaria, menekankan bahwa daftar 38 cabang olahraga yang diusulkan sebelumnya hanyalah bersifat sementara. Menurutnya, sebagai badan yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Pesta Olahraga Multidisiplin di Malaysia, Komite Olimpiade Nasional (NOC) Malaysia memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan memastikan kepentingan SEA Games, Komite Olimpiade Nasional anggota SEAGF, dan seluruh Gerakan Olimpiade di kawasan tersebut.
Pada rapat dewan terakhir SEAGF periode 2023-2025, Bapak Mohamad Norza juga menyampaikan laporan perkembangan SEA Games ke-34. SEA Games ini dijadwalkan akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor, mulai 18-29 September 2027.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Hannah Yeoh mengumumkan bahwa Atletik, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Hoki, dan Karate termasuk di antara 38 cabang olahraga yang direncanakan akan dimasukkan dalam daftar SEA Games 2027 di Malaysia.
Sarawak mengalokasikan RM 350 juta untuk persiapan SEA Games 2027.
Sarawak telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar sebesar 350 juta ringgit untuk menjadi tuan rumah 17 acara olahraga dan upacara pembukaan SEA Games 2027. Menteri Pemuda, Olahraga, dan Pengembangan Usaha, Datuk Seri Abdul Karim Rahman Hamzah, menyatakan bahwa pendanaan ini akan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari inisiatif promosi yang komprehensif, pelatihan dan koordinasi panitia kerja, hingga penyediaan peralatan olahraga berkualitas tinggi. Semua item harus memenuhi standar teknis dan kompetisi yang ketat yang ditetapkan oleh Federasi SEA Games (SEAGF), untuk memastikan penyelenggaraan SEA Games pada tingkat tertinggi.
Ia menekankan bahwa Stadion Sarawak akan menjadi tuan rumah Upacara Pembukaan, sebuah acara yang tidak hanya bermakna secara simbolis tetapi juga menyoroti kemampuan negara bagian dan menyediakan platform untuk menampilkan budaya, persatuan, dan kemajuannya. Acara penting ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat sosial -ekonomi jangka panjang melalui promosi pariwisata, liputan media, dan partisipasi aktif masyarakat. Bersamaan dengan itu, peningkatan stadion yang direncanakan akan memperkuat posisinya sebagai tempat penyelenggaraan kompetisi regional terkemuka.
Dalam berita lain, Abdul Karim menyatakan bahwa Sarawak terus memperkuat posisinya sebagai kekuatan olahraga terkemuka di Malaysia. Hal ini dicapai melalui pengembangan atlet, pelatih, dan sistem pendukung yang terarah. Ia menjelaskan bahwa cabang olahraga prioritas telah diidentifikasi di seluruh negara bagian, didukung oleh berbagai strategi. Strategi-strategi ini meliputi identifikasi bakat secara sistematis di sekolah dan klub, pengorganisasian pelatihan intensitas tinggi, peningkatan partisipasi dalam kompetisi besar, dan peningkatan berkelanjutan Sistem Manajemen Olahraga Terpadu (IGMS).
Saat ini, Perusahaan Olahraga Sarawak (SSC) mengoperasikan total 290 Pusat Pengembangan Olahraga, mempekerjakan 5.983 atlet dan 295 pelatih. Sepanjang tahun ini, SSC telah menerapkan beragam program pengembangan di berbagai cabang olahraga, didukung oleh inisiatif pendidikan pelatih yang berkelanjutan dan kegiatan pencarian bakat.
Bapak Abdul Karim juga menyampaikan bahwa sebanyak 54 atlet Sarawak telah terpilih untuk mewakili Malaysia di SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand, berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga.
Stadion Sarawak ditingkatkan sebagai persiapan untuk SEA Games 2027.
Stadion Sarawak di Petra Jaya akan memulai peningkatan besar-besaran pada Januari 2026 dan diperkirakan akan selesai pada Juni 2027, tepat waktu untuk upacara pembukaan Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) pada September tahun yang sama.
Menteri Pemuda, Olahraga, dan Pengembangan Kewirausahaan Sarawak, Dato Sri Abdul Karim Rahman Hamzah, mengkonfirmasi bahwa pemerintah Malaysia telah menyetujui upacara pembukaan di Kuching, dengan Stadion Sarawak sebagai tempat utama. Beliau menyatakan bahwa pemenang tender akan menerima surat penerimaan sebelum akhir tahun ini, dan pekerjaan renovasi harus diselesaikan sebelum Juni 2027, karena SEA Games akan berlangsung pada bulan September.
Baru-baru ini, Abdul Karim memimpin delegasi untuk menghadiri SEA Games di Thailand. Perjalanan ini bertujuan untuk mempelajari pelajaran berharga tentang pengoperasian dan manajemen acara multi-olahraga, dengan tujuan menerapkan pelajaran ini untuk menjadi tuan rumah SEA Games pada tahun 2027. Kabinet Sarawak telah menyetujui anggaran yang diperlukan untuk menyelenggarakan SEA Games dan meningkatkan fasilitas.
Panitia penyelenggara utama untuk Pesta Olahraga ini dipimpin oleh Wakil Sekretaris Sarawak, Datu Hii Chang Kee. Ini adalah tim yang sama yang dipercayakan untuk menjalankan Pesta Olahraga Malaysia (Sukma) tahun lalu. Meskipun tanggung jawab kali ini lebih besar karena merupakan acara regional/internasional, Abdul Karim menyatakan keyakinan penuh pada kemampuan manajemen tim tersebut.