Longsor Terjang Rumah Warga di Parungponteng Akibat Hujan Deras
Ruang Utama

Longsor Terjang Rumah Warga di Parungponteng Akibat Hujan Deras

KABAR-SINGAPARNA.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya kembali memicu bencana alam. Sebuah tebing setinggi 5 meter longsor dan menghantam rumah warga di Kampung Cibuntu, Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng, pada Minggu malam 4 Desember 2026 sekitar pukul 20.30 WIB.

Bencana ini diduga kuat terjadi akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi sejak siang hari, ditambah kondisi tekstur tanah tebing yang tidak stabil di area pemukiman tersebut.

Kapolsek Parungponteng, Ipda Dodi Rahayu, mengonfirmasi bahwa material tanah menimpa rumah milik Iwan Setiawan (35), seorang buruh harian lepas. Longsoran dengan panjang sekitar 10 meter tersebut langsung menerjang area vital rumah korban.

"Kejadian terjadi saat malam hari ketika hujan deras masih mengguyur. Akibat tebing yang curam dan tanah yang labil, material longsor langsung menimpa bagian ruang tamu dan dapur rumah milik saudara Iwan," jelas Ipda Dodi Rahayu.

Beruntung, Iwan beserta istri dan anaknya berhasil menyelamatkan diri. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10.000.000. Saat ini, keluarga korban terpaksa mengungsi ke rumah orang tua yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian demi keamanan.

Senada dengan pihak kepolisian, Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, melaporkan bahwa dampak longsor tersebut membuat situasi di lokasi masih cukup rawan. Posisi bangunan saat ini berada tepat di bibir tebing pasca-longsor.

"Selain rumah Bapak Iwan yang tertimpa, ada rumah milik saudara Ma'mun yang kini posisinya terancam karena berada tepat di tepi longsoran. Kondisinya sangat rawan, apalagi jika hujan deras kembali turun," ungkap Jembar.

Saksi mata sekaligus aparat setempat, Ma’mun dan Nanang (Kepala Wilayah), melaporkan bahwa warga telah bahu-membahu melakukan pembersihan material secara gotong royong pada Senin pagi.

Tagana mengimbau kepada seluruh masyarakat di Desa Karyabakti, khususnya yang bermukim di dekat tebing, untuk selalu waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.***

You can share this post!