Kota Hue Perketat Pengawasan Lomba Perahu Tradisional untuk Keamanan Publik
Nasional

Kota Hue Perketat Pengawasan Lomba Perahu Tradisional untuk Keamanan Publik

Pada tanggal 19 Februari, Ketua Komite Rakyat Kota Hue mengeluarkan dokumen mendesak yang meminta penguatan manajemen, penjaminan keamanan dan ketertiban, serta pelestarian identitas budaya pada festival tradisional selama Tahun Baru Imlek dan musim Festival Musim Semi Tahun Kuda 2026.

Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kota Hue bertugas memimpin dan berkoordinasi dengan Komite Rakyat komune dan unit terkait untuk meninjau dan mengevaluasi secara komprehensif kegiatan balap perahu tradisional yang direncanakan untuk waktu dekat.

Pihak berwenang setempat dan lembaga terkait bertugas untuk mengklarifikasi perlombaan perahu mana yang memiliki izin resmi dan mana yang menunjukkan tanda-tanda diselenggarakan secara spontan dan tanpa memenuhi persyaratan hukum.

Departemen Kebudayaan dan Olahraga juga akan mengarahkan daerah-daerah untuk sepenuhnya menerapkan prosedur dan syarat pemberian izin sebagaimana diatur dalam undang-undang, memperkuat inspeksi, serta segera mendeteksi dan menindak tegas tindakan penyelenggaraan lomba perahu ilegal.

Dokumen resmi tersebut menekankan perlunya pengelolaan yang ketat terhadap kegiatan balap perahu tradisional, dengan peraturan yang jelas mengenai kewenangan perizinan, ketentuan, jumlah hadiah, waktu, lokasi acara, dan tanggung jawab khusus dari panitia penyelenggara.

Kota Hue telah meminta standardisasi peraturan kompetisi, kode etik, dan sanksi untuk pelanggaran yang dilakukan oleh atlet, tim balap, atau penyelenggara.

Kepolisian Kota Hue dan pihak berwenang terkait akan meningkatkan inspeksi dan pengawasan selama festival berlangsung. Perlombaan yang tidak memenuhi persyaratan atau berpotensi menimbulkan risiko terhadap keamanan dan ketertiban akan ditangguhkan atau dibatalkan. Organisasi dan individu yang melanggar peraturan akan dihukum berat sesuai dengan hukum yang berlaku.

Komite Rakyat di tingkat komune dan kelurahan diwajibkan untuk menyusun rencana penyelenggaraan festival sejak awal tahun, dengan secara jelas menentukan jumlah lomba perahu dan waktu penyelenggaraannya. Izin hanya akan dipertimbangkan jika kegiatan tersebut termasuk dalam rencana festival dan acara budaya-olahraga setempat, memiliki panitia penyelenggara khusus, dan mencakup rencana untuk memastikan keamanan, keselamatan lalu lintas, layanan medis, dan operasi penyelamatan.

Secara spesifik, para pemimpin Komite Rakyat Kota Hue meminta agar pemerintah daerah menugaskan para pemimpin Partai dan pemerintah untuk bertanggung jawab penuh atas kegiatan balap perahu di wilayah mereka. Dalam kasus pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum atau menciptakan situasi yang rumit, kepala daerah akan dimintai pertanggungjawaban.

Pihak berwenang dan unit lokal juga perlu meningkatkan propaganda dan memobilisasi masyarakat untuk mematuhi hukum, mencegah perjudian, penggunaan narkoba, dan berkontribusi dalam membangun lingkungan festival yang beradab dan aman, serta melestarikan identitas tradisional Hue.

You can share this post!