Kemendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Mencapai Rp293 Triliun
Internasional

Kemendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Mencapai Rp293 Triliun

Jakarta, Aktual.com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) menargetkan nilai transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS atau setara Rp293 triliun pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Target tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan sasaran tahun sebelumnya sebesar 16,5 miliar dolar AS.

Peluncuran TEI ke-41 digelar di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (26/2/2026). Pemerintah menaikkan target setelah realisasi transaksi pada penyelenggaraan sebelumnya mencapai 22,8 miliar dolar AS, jauh melampaui target awal.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan capaian tersebut menjadi pijakan optimisme tahun ini.

“Target tahun ini kita tingkatkan 6 persen menjadi 17,5 miliar USD. Mudah-mudahan capaiannya melebihi target yang telah kita tetapkan,” ujar Budi dalam peluncuran TEI ke-41 di Jakarta.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kinerja ekspor nasional yang tetap tumbuh di tengah dinamika perdagangan global. Sepanjang 2025, ekspor Indonesia tercatat meningkat 6,15 persen.

Selain itu, surplus perdagangan naik 31 persen dan telah berlangsung selama 68 bulan berturut-turut. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan daya tahan sektor perdagangan Indonesia dibandingkan sejumlah negara yang mengalami perlambatan.

“Kinerja ekspor tahun 2025 juga mengalami peningkatan 6,15 persen. Jadi, di situasi perdagangan global seperti saat ini, ekspor kita tumbuh positif,” kata Budi.

Untuk mencapai target Rp293 triliun, TEI ke-41 dirancang melalui tiga tahapan strategis. Tahap pertama berupa business matching yang difasilitasi perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, termasuk Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

Melalui skema tersebut, pelaku usaha dipertemukan lebih awal dengan calon pembeli potensial sebelum pameran berlangsung. “Sehingga ketika datang ke Indonesia itu tinggal ketemu, bayar,” tuturnya, merujuk pada pengalaman penyelenggaraan sebelumnya.

Ia mengungkapkan, pada hari pertama TEI tahun lalu, transaksi langsung menembus 9,98 miliar dolar AS dengan hampir 137 kontrak dagang ditandatangani.

Tahap kedua adalah transaksi langsung selama pameran yang akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Tahap terakhir berupa monitoring dan pengawalan kontrak agar implementasi berjalan tanpa hambatan teknis.

Dengan pertumbuhan ekspor yang tetap positif serta strategi penyelenggaraan yang lebih terstruktur, Kemendag optimistis TEI 2026 mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Di tengah lanskap perdagangan global yang dinamis, ajang ini diharapkan menjadi motor penggerak transaksi sekaligus menjaga momentum ekspor nasional.

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Ikuti WhatsApp Channel Aktual

TOPIK

Ekspor Indonesia

Kemendag

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso

Trade Expo Indonesia (TEI) 2026

ARTIKEL TERKAIT DARI PENULIS

Hukum

KPK Selidiki Aliran Uang Kasus DJKA ke Mantan Menhub Budi Karya Sumadi

Aktual Files

Penduduk Indonesia Masuki Fase Penuaan, Alami Tren Peningkatan Jumlah Lansia dalam Satu Dekade

Headline

Presiden Ingin Batasi Jabatan Polisi Aktif di Luar Polri

Ekbis

Ditengah Badai PHK dan Semrawutnya Geopolitik, BEKA Wire Indonesia Hadir Memberi Harapan

Jawa Tengah

Telan Rp244,69 Miliar, Proyek Sekolah Rakyat Brebes Dikebut 48 Hari Selesai

Hukum

Sidang Korupsi Chromebook Ditunda, Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim Dinilai Janggal

TINGGALKAN KOMENTAR

Login untuk meninggalkan komentar

You can share this post!