Jambi, 25 Januari 2026 - Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan dukungan penuh kepada Forum Warga Tolak Zona Merah Pertamina Jambi dalam upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terdampak oleh kebijakan zona merah yang diterapkan oleh Pertamina.
Dukungan tersebut disampaikan Al Haris saat pertemuan dengan pengurus forum di ruang kerjanya pada malam hari. "Saya mendukung perjuangan kawan-kawan dalam forum ini. Nanti saya akan bicara langsung dengan kementerian terkait dan forum akan dilibatkan, agar hak-hak warga yang terdampak dapat dipulihkan," ungkap Al Haris di hadapan pengurus forum.
Gubernur Jambi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap berperan aktif dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah pusat terkait persoalan ini. Al Haris menyatakan, "Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, kita akan bantu semaksimal mungkin, termasuk melakukan lobi-lobi di kementerian."
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Divisi Advokasi Forum Tolak Zona Merah Jambi, Suhatman Pisang, menjelaskan pokok permasalahan yang dihadapi terkait penetapan zona merah. Menurutnya, salah satu akar masalah terletak pada ketidaksinkronan dan ketidakakuratan data administrasi antarinstansi yang terlibat.
“Ada berbagai aspek yang menjadi persoalan, namun yang paling mendasar adalah administrasi yang tidak terbarui dan tidak sinkron antarinstansi. Ini yang menjadi penyebab utama,” jelas Suhatman.
Sebagai langkah lanjutan, Forum Tolak Zona Merah Jambi berencana untuk membawa aspirasi warga ke tingkat nasional. Perwakilan forum, Derry Anandia, bersama rekan-rekannya, dijadwalkan akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan surat resmi kepada instansi terkait dan mendorong penjadwalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Nakim, serta Penasihat Forum, Ambo, yang mengungkapkan apresiasi atas komitmen dan dukungan langsung Gubernur Jambi terhadap perjuangan warga.