Masalah terkait Zona Merah yang ditetapkan oleh Pertamina kini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Kota Jambi. Penetapan zona ini berimbas pada diblokirnya Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dimiliki oleh warga, sehingga sertifikat tersebut tidak dapat digunakan dalam proses pewarisan maupun sebagai jaminan agunan.
Forum Warga Tolak Zona Merah, yang merupakan wadah perkumpulan masyarakat, telah melakukan serangkaian aksi demonstrasi untuk mengadvokasi isu ini. Sejauh ini, mereka telah menggelar tiga kali aksi di lokasi-lokasi strategis, termasuk di Kantor Pertamina EP Field Asset 1, Kantor Wali Kota Jambi, DPRD Kota Jambi, dan Kantor Pertanahan Kota Jambi.
Dalam upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat, Forum Warga juga melakukan silaturahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafiz Fattah. Dalam pertemuan tersebut, Hafiz Fattah menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat dan berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan Zona Merah Pertamina.
Adji Permana, yang merupakan Badan Pimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) dan turut terlibat dalam advokasi ini, memberikan apresiasi kepada Ketua DPRD Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus dikawal hingga mencapai penyelesaian, serta optimis bahwa dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat upaya masyarakat dalam menghadapi tantangan ini.