Ruang Bangsa - JAKARTA, KOMPAS.TV - Libur panjang 16-18 Februari bisa jadi momen paling pas untuk quality time bareng keluarga atau sahabat. Daripada bingung pilih tontonan, layar lebar Indonesia sedang dipenuhi film dengan genre beragam, mulai dari drama keluarga penuh emosi, komedi khas Medan, sampai horor mencekam di jalur legendaris Alas Roban.
Berikut 4 rekomendasi film bioskop yang bisa masuk watchlist kamu selama libur panjang.
Drama Keluarga, Dendam, dan Rahasia Kelam
Film garapan sutradara Daniel Tito ini memadukan konflik keluarga dengan dunia kriminal yang penuh intrik. Dibintangi Zee Asadel, Donny Damara, Verdi Solaiman, Zack Lee, hingga Aulia Sarah, film ini menawarkan ketegangan emosional sekaligus aksi yang intens.
Kisahnya berpusat pada Angel, yang tepat di hari ulang tahunnya ke-20 harus menghadapi tragedi paling pahit: ayahnya tewas dibunuh secara sadis dan misterius.
Angel lalu bergabung dengan geng Red Dragon yang dipimpin Vincent dan Sisca untuk mengungkap dalang di balik kematian sang ayah. Namun penyelidikan itu menyeretnya ke pusaran konflik dua organisasi kejahatan, Red Dragon dan South Wild yang dipimpin Bara.
Pencarian kebenaran berubah menjadi perjalanan menembus dunia gelap yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu. Dan ketika kebenaran terkuak, hidup Angel tak lagi sama.
2. AIU-EO Macam Betool Aja
Komedi “Anak Medan” yang Relatable dan Satir
Disutradarai Etiene Caesar dan Ridho Brado, film ini menghadirkan warna khas Medan yang lugas, ceplas-ceplos, sekaligus menghibur. Dibintangi Michelle Ziudith, Andri Mashadi, Lolox, Oki Rengga, dan Adi Sudirja, film ini menggabungkan humor dengan realita pahit dunia usaha.
Ceritanya mengikuti tiga sahabat yang merintis bisnis event organizer (EO). Di tengah upaya membangun mimpi, mereka justru terjebak dalam konflik pelik saat dipercaya menangani pesta pernikahan seorang pengusaha licik.
Ambisi, tekanan bisnis, dan karakter klien yang manipulatif membuat persahabatan mereka diuji. Film ini tak hanya mengundang tawa, tetapi juga menyentil realita dunia kerja yang penuh kompromi.
3. Rumah Tanpa Cahaya
Ketika Ibu Pergi, Rumah Tak Lagi Sama
Disutradarai Odi Harahap, film ini mengangkat potret keluarga yang kehilangan fondasi terpentingnya: seorang ibu.
Ira Wibowo, Donny Damara, Lavicky Nicholas, dan Ridwan A. Ghany memerankan keluarga Qomar yang hidupnya berubah drastis setelah Nurul—istri sekaligus ibu yang menjadi penopang keluarga—meninggal dunia.
Nurul dikenal sebagai sosok tangguh yang menghidupi keluarga lewat warung empal gentong miliknya. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang tak tergantikan.
Qomar terjerumus dalam kesepian, sementara kedua putranya, Samsul dan Azizi, mulai memahami betapa besar peran seorang ibu dalam menjaga kehangatan rumah. Tempat yang dulu dipenuhi tawa kini berubah menjadi sunyi, penuh gesekan, dan kehilangan arah.
4. Alas Roban
Teror Jalur Legendaris yang Tembus Satu Juta Penonton
Film horor arahan Hadrah Daeng Ratu ini sukses mencuri perhatian dengan raihan lebih dari satu juta penonton. Ceritanya terinspirasi dari berbagai kisah nyata warga sekitar jalur Alas Roban yang terkenal angker.
Michelle Ziudith, Taskya Namya, Rio Dewanto, Imelda Therinne, dan Agus Kuncoro menghidupkan cerita tentang Sita, seorang ibu tunggal asal Pekalongan yang pindah ke Semarang demi pekerjaan baru di rumah sakit.
Bersama putrinya yang tunanetra, Gendhis, Sita menempuh perjalanan malam menggunakan bus terakhir melewati Alas Roban. Namun perjalanan itu berubah menjadi mimpi buruk. Teror gaib, energi tak kasatmata, hingga perjanjian leluhur yang lama terlupakan mulai menghantui.
Film ini tak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga sentuhan drama keluarga yang emosional.