Liputan6.com, Jakarta Tiyara Ramadhani atau Rara LIDA dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan suara emas dan pembawaan ceria. Namun, di balik panggung hingar bingarnya, rupanya sosok Rara memiliki selera tinggi dalam menata hunian pribadi. Terekam dalam kunjungan Irfan Hakim ke kediamannya, bagian ruang tamu sang biduan sukses mencuri perhatian karena mengusung konsep monokrom yang kuat. Tampilannya berpadu apik dengan sentuhan semi-industrial yang kekinian. Penataan ini tidak hanya estetis, tetapi juga berhasil memancarkan kesan elegan, muda, dan penuh prestasi.
Alih-alih memilih desain khas anak muda modern atau glamor seperti kebanyakan artis, Rara justru menyajikan perpaduan warna netral hitam, putih, dan abu-abu sebagai pondasi utama ruangan. Kombinasi ini disempurnakan dengan elemen keramik gelap, sehingga menciptakan sisi hunian yang estetik berkelas. Tempat tinggalnya pun terlihat nyaman untuk ditinggali dirinya, di sela-sela kegiatan bermusiknya.
Penasaran bagaimana detail tampilan ruang tamu Rara LIDA? Berikut 7 potret sudut ruang tamu Rara yang bergaya monokrom dan semi-industrial, dirangkum Liputan6.com Rabu (1/10).
Gunakan Dinding Marmer Abu-Abu Dipilih
Seperti terlihat di kanal YouTube DeHakims Story, fokus utama desain ruang tamu Rara berada pada dinding tempat televisi terpasang. Dinding tersebut dilapisi material yang menyerupai marmer berwarna putih keabu-abuan. Pemilihan motif marmer berurat halus ini memberikan tekstur mewah tanpa menghilangkan nuansa minimalis.
Warna abu-abu terang pada dinding menjadi kontras yang sempurna untuk menonjolkan perangkat elektronik berwarna hitam, seperti TV layar datar berukuran besar. Kontras ini adalah kunci visual yang segera menarik pandangan, sekaligus memperkuat tema monokrom yang diusung Rara.
Tampilkan Koleksi Piala yang Disusun Rapi
Di sebelah dinding marmer, Rara menampilkan deretan piala dan penghargaan di atas rak kayu ambalan. Koleksi piala seperti Social Media Award, penampilan juara provinsi terfavorit, hingga Anugerah Dangdut Indonesia dan Indonesian Dangdut Award terpajang apik.
Peletakan koleksi ini pada ambalan kayu yang terkesan ringan (floating shelves) memberikan sentuhan hangat pada ruangan yang didominasi warna dingin, serta berfungsi sebagai pengingat visual akan kerja kerasnya selama ini. Posisi rak yang eye-level memastikan setiap tamu dapat dengan mudah mengapresiasi pencapaiannya.