Defisit Perdagangan AS Terendah Sejak 2020 Berkat Lonjakan Ekspor
Internasional

Defisit Perdagangan AS Terendah Sejak 2020 Berkat Lonjakan Ekspor

Bloomberg, Defisit perdagangan AS secara tak terduga menyusut pada September ke level terkecil sejak pertengahan 2020 akibat lonjakan ekspor.

Data Departemen Perdagangan pada Kamis menunjukkan defisit perdagangan barang dan jasa menyempit hampir 11% dari bulan sebelumnya menjadi US$52,8 miliar. Perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap ekonom ialah defisit US$63,1 miliar.

Nilai ekspor AS meroket 3% ke level tertinggi kedua dalam sejarah, didorong oleh emas non-moneter dan preparat farmasi. Impor meningkat lebih moderat sebesar 0,6%. Angka-angka ini tidak disesuaikan dengan inflasi.

Fluktuasi besar bulanan dalam perdagangan tahun ini terkait dengan penerapan tarif AS menciptakan volatilitas serupa dalam indikator aktivitas ekonomi pemerintah—produk domestik bruto (PDB). Data perdagangan September akan membantu ekonom menyempurnakan perkiraan PDB kuartal ketiga.

Baca Juga

Bursa Asia Siap Menguat Usai Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

Pasar AS Naik Usai Aksi Beli Saham Teknologi Saat Harga Turun

Klaim Pengangguran AS Melonjak Tajam Jelang Akhir Tahun

You can share this post!