Ruang Bangsa - Warga Perumahan Griya Shanta, RW 12 Kelurahan Mojolangu, memasang beberapa banner yang bertuliskan "Bersinergi Meraih Solusi. Lelah dengan Donasi, Membuka Ruang Diskusi dan Solusi". Pemasangan banner ini menyiratkan keinginan warga untuk membuka dialog terkait polemik pembangunan jalan tembus di kawasan tersebut.
Polemik mengenai pembangunan jalan tembus oleh Pemkot Malang di lahan berstatus PSU telah memicu reaksi beragam dari warga. Beberapa warga mendukung rencana tersebut, namun juga ada yang menolak, menciptakan ketegangan di antara mereka.
Koordinator forum, Irawan Satrijo, menyatakan bahwa pemasangan banner ini merupakan langkah nyata untuk menjaring suara warga yang sebelumnya cenderung diam. Ia menjelaskan bahwa banyak warga yang setuju dengan rencana jalan tembus tetapi enggan berbicara karena alasan tertentu. Menurut Irawan, situasi ini juga terkait dengan penggalangan donasi yang telah dilakukan untuk berbagai kebutuhan, termasuk urusan hukum, dengan dana yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah.
Irawan menegaskan bahwa pemasangan banner bukan aksi perlawanan, melainkan ajakan untuk membuka ruang komunikasi yang lebih sehat di antara warga. Ia menambahkan bahwa informasi yang salah, seperti isu pembangunan tower yang membuat resah warga, perlu diluruskan. Forum warga berharap dengan adanya diskusi terbuka, termasuk pertemuan dengan DPRD, informasi yang beredar bisa jelas dan tidak simpang siur.