Vitalnya Selat Hormuz dalam Perdagangan Minyak Global di Tengah Ketegangan
Internasional

Vitalnya Selat Hormuz dalam Perdagangan Minyak Global di Tengah Ketegangan

Ruang Bangsa - Jakarta, CNBC Indonesia - Selat Hormuz tengah menjadi perbincangan hangat setelah Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026). Sebagai balasan dari serangan tersebut, Iran menutup selat tersebut yang membuat harga minyak mentah dan gas melonjak.

Selat Hormuz hanya memiliki lebar sekitar 33 kilometer. Meski ukurannya kecil, selat ini menjadi penghubung vital antara Teluk Persia yang kaya minyak dengan seluruh dunia. Hal ini menjadikannya salah satu jalur laut tersibuk dan paling strategis di Bumi.

You can share this post!