Sektor Bisnis Menguntungkan di Tahun Kuda Api 2026
Ekonomi

Sektor Bisnis Menguntungkan di Tahun Kuda Api 2026

Kompas.com, 16 Februari 2026, 19:10 WIB

Agustinus Rangga Respati,

Erlangga Djumena

Tim Redaksi

Lihat Foto

Shio Kuda Api 2026. (freepik)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun Kuda Api berdasarkan kebudayaan China ternyata membawa keberuntungan bagi beberapa sektor bisnis.

Di waktu bersamaan, periode ini juga ternyata kurang baik untuk sektor bisnis lain yang berhubungan dengan logam.

Ahli Feng Shui Indonesia sekaligus Founder Feng Shui Consulting Indonesia Yulius Fang mengatakan, terdapat beberapa bidang usaha yang akan berjalan baik di dalam Tahun Kuda Api ini.

"Pertama air, kedua kayu, ketiga tanah yang bagus, keempat adalah elemen api. Cuma yang menantang ini logam, saya tidak menyarankan," kata dia ketika ditemui di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Feng Shui Ungkap Peluang Investasi 2026, Sektor Ini Bisa Raup Cuan

Secara lebih perinci, Yulius menjabarkan, elemen air mencakup usaha di bidang minuman, kafe, pariwisata, perhotelan, transportasi, pelayaran, perikanan, perangkat lunak, media online, laundry, serta berbagai bisnis jasa.

Sementara itu, elemen kayu meliputi industri tekstil dan fesyen, layanan kesehatan, kehutanan dan perkebunan, furnitur, percetakan, alat tulis, produk berbasis kayu, jasa kurir, ekspedisi dan logistik, pergudangan, obat tradisional, serta eceran.

Untuk elemen tanah, sektor yang termasuk di dalamnya antara lain properti, infrastruktur, konstruksi, perbankan, asuransi konvensional, perdagangan kebutuhan pokok, barang konsumsi, peternakan, produk kulit, hingga perdagangan grosir.

Adapun elemen api mencakup bisnis restoran, energi dan bahan bakar, industri kimia, teknologi kecerdasan buatan, gim, sekuritas, pendidikan, pertunjukan dan hiburan, industri kecantikan, penerbangan, kelistrikan, periklanan, fotografi, hingga asuransi modern.

Sementara itu, elemen logam mencakup sektor otomotif, elektronik, komputer, mesin dan alat berat, layanan keuangan dan fintech, perdagangan valuta asing, perhiasan, pertambangan mineral, industri logam, farmasi, telekomunikasi, musik, layanan hukum, kosmetik, serta usaha salon.

Shio ciong di tahun kuda api

Yulius menuturkan, shio yang ciong atau berlawanan dengan energi di Tahun Kuda Api sehingga berpotensi membawa kesialan adalah mereka yang galau atau agak banyak beban pikiran.

"Jadi shio yang kena ciong seperti tikus, kerbau, kemudian shio ayam, kelinci, dan kuda," ucap dia.

Dalam kaitannya dengan investasi, shio-shio tersebut dalam level yang parah dapat terganggu ketenangan untuk bisnis atau trading saham.

"(Shio) tikus, kerbau ini lebih berat cobaannya dalam mengelola keuangan. Jadi harus ada money management yang bagus, financial training yang bagus," ungkap dia.

Shio-shio ciong juga perlu lebih berhati-hati dalam menyeleksi investasi apa yang dipilih atau dibeli.

Namun demikian, shio-shio yang ciong tidak perlu khawatir karena terdapat cara untuk menghindari kesialan di Tahun Kuda Api.

"The best adalah ikut orang yang lagi hoki," ucap dia.

Beberapa shio yang hoki di Tahun Kuda Api misalnya adalah kambing, anjing, dan naga.

Shio hoki punya intuisi bagus di tahun kuda api

Yulius menjelaskan, shio yang tergolong cuan di Tahun Kuda Api memiliki intuisi yang lebih baik, termasuk dalam memilih investasi.

Intuisi bagus juga dapat diartikan bahwa mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan keuntungan banyak.

Halaman:

1

2

3

Show All

bisnis

feng shui

Investasi

tahun kuda api

Lihat Money Selengkapnya

Catat, Ini Shio yang Berpeluang Cuan dan Boncos di 2026

January Effect, Investor Bisa Incar Cuan Lewat Saham Komoditas

Ada Risiko Fiskal AS, DBS Ungkap Strategi Investasi Paling Cuan 2026

Amran: Hilirisasi Kelapa, CPO, dan Gambir Bikin Negara Cuan Rp 15.000 T

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

PGN Tambah 230 Km Pipa Gas, Jaringan Energi Nasional Makin Luas

Energi

12/03/2026, 22:11 WIB

Mitratel (MTEL) Gandeng ZTE Kembangkan Solusi Efisiensi Jaringan Telekomunikasi

Industri

12/03/2026, 21:35 WIB

Bank Mandiri (BMRI) Bagikan Paket Santunan dan Buka Mudik Gratis ke 80 Kota

Keuangan

12/03/2026, 21:04 WIB

Jelang Puncak Mudik, Pengiriman Sepeda Motor via KAI Logistik Naik 5 Persen

Ekbis

12/03/2026, 20:50 WIB

Inflasi AS Stabil 2,4 Persen, Pasar Kripto Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

Keuangan

12/03/2026, 20:37 WIB

Pajak Air Permukaan Rp 1.700 per Pohon Sawit Diprotes Pelaku Industri

Ekbis

12/03/2026, 20:14 WIB

Efek Perang, Harga BBM Naik dan Efisiensi Program Pemerintah Tak Terelakkan?

Ekbis

12/03/2026, 20:00 WIB

Antisipasi Lonjakan di Marak dan Bakauheni, Kemenhub Terapkan Delaying System hingga Pembagian Pelabuhan

Ekbis

12/03/2026, 19:49 WIB

Harga Komoditas Naik, Bumi Resources Belum Rasakan Dampak Konflik Timur Tengah

Ekbis

12/03/2026, 19:43 WIB

Superbank Cetak Laba 2025 Rp 143,3 Miliar, Resmi Naik Kelas ke KBMI 2

Keuangan

12/03/2026, 19:26 WIB

RUPSLB KB Bank Tambah Dua Direktur Baru, Transformasi Bisnis Jadi Fokus

Keuangan

12/03/2026, 19:25 WIB

ASDP Prediksi Lonjakan Kendaraan 9 Persen pada Arus Mudik 2026

Ekbis

12/03/2026, 19:00 WIB

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik dari Sampah di Bantargebang

Ekbis

12/03/2026, 19:00 WIB

Riset McKinsey: Strategi Brand Kuat Dongkrak Hasil Investasi 30 Persen

Ekbis

12/03/2026, 18:56 WIB

Bumi Resources Luncurkan Logo Baru, Tandai Transformasi ke Bisnis Mineral

Ekbis

12/03/2026, 18:51 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app

You can share this post!