Ruang Bangsa - Pada 8 Juni, Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam memimpin sesi kerja mengenai proyek yang merangkum Resolusi No. 36-NQ/TW tentang Strategi Pembangunan Berkelanjutan Ekonomi Maritim Vietnam. Pertemuan ini melibatkan Komite Kebijakan dan Strategi Pusat serta lembaga terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan resolusi tersebut.
Resolusi No. 36 dikeluarkan oleh Komite Sentral Kongres Partai ke-12 pada 22 Oktober 2018. Setelah delapan tahun implementasi, Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam menyatakan adanya peningkatan kesadaran akan posisi dan peran laut dalam pembangunan ekonomi. Selain itu, infrastruktur pesisir dan kehidupan masyarakat di daerah pesisir juga mengalami perbaikan.
Namun, To Lam menegaskan bahwa perkembangan ekonomi maritim belum sesuai dengan potensi dan kebutuhan negara. Oleh karena itu, ia meminta peninjauan terhadap Resolusi No. 36 dan penyusunan resolusi baru yang akan mengubah cara pandang serta model pengembangan maritim. Resolusi baru ini diharapkan dapat menjawab bagaimana Vietnam akan mengelola dan mengembangkan sumber daya maritim untuk tujuan pembangunan jangka panjang.
To Lam juga menekankan pentingnya integrasi antara pembangunan ekonomi dan pertahanan nasional. Semua strategi pembangunan maritim perlu mendukung perlindungan kedaulatan dan menjaga lingkungan yang stabil. Ia meminta pengembangan model tata kelola maritim modern yang terintegrasi dan berbasis data untuk menyusun rencana aksi yang jelas dan terukur. Rencana ini akan diserahkan kepada Politbiro untuk mendapatkan masukan dan disetujui oleh Komite Pusat.