Risiko Geopolitik Tingkatkan Volatilitas Pasar Energi dan IHSG
Internasional

Risiko Geopolitik Tingkatkan Volatilitas Pasar Energi dan IHSG

Ruang Bangsa - Global Market Update: Risiko Energi dan Tekanan Perdagangan

Ketegangan geopolitik yang meningkat kembali mendorong risiko terhadap pasokan energi global. Sekitar 31% aliran minyak global melalui jalur laut melewati Selat Hormuz, sehingga setiap potensi eskalasi di kawasan tersebut berisiko memperkuat volatilitas pasar energi dan menopang harga minyak tetap tinggi.

Di sisi lain, kondisi makro global masih relatif rapuh. Imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun turun ke kisaran 3,95% (–5,3% YTD), mencerminkan meningkatnya ekspektasi perlambatan ekonomi serta sikap hati-hati investor global. Sementara itu, kebijakan tarif seragam 15% terus memberikan tekanan terhadap sektor-sektor yang sensitif terhadap perdagangan dan pertumbuhan global.

Kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan perdagangan ini berpotensi mempertahankan volatilitas lintas aset dalam jangka pendek.

Domestic Market: IHSG Masih Volatil

IHSG masih bergerak fluktuatif di tengah dinamika arus modal asing. Pada Februari, pasar mencatatkan net foreign inflow sekitar Rp2,03 triliun. Namun secara year-to-date (YTD), masih terjadi net foreign outflow sebesar Rp6,87 triliun.

Meski demikian, terdapat sejumlah faktor penopang domestik:

Faktor-faktor tersebut memberikan downside protection terhadap potensi koreksi lebih dalam pada IHSG.

Portfolio Performance

Outperformance ini didorong oleh positioning pada saham-saham berbasis komoditas dan emiten dengan katalis fundamental yang solid di tengah kondisi pasar yang volatil.

Top Picks – Maret 2026

Untuk Maret, Ajaib Sekuritas merekomendasikan saham berikut:

Kami melihat peluang pada sektor energi dan komoditas yang masih diuntungkan oleh dinamika harga global, serta saham dengan valuasi menarik dan katalis jangka menengah.

Strategy View

Ajaib Sekurits tetap mempertahankan pendekatan selektif dengan fokus pada:

Perkembangan geopolitik dan arah kebijakan perdagangan global akan menjadi faktor kunci yang perlu dicermati dalam beberapa pekan ke depan.

You can share this post!