Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Tingkatkan Konsumsi Susu di Indonesia
Ruang Bangsa - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) berpotensi menjadi ruang strategis untuk meningkatkan konsumsi susu di Indonesia, sekaligus memperkuat kualitas generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Awal Kejadian
Pernyataan tersebut disampaikan Hanif dalam acara Peringatan Hari Susu Nusantara 2026 di Jakarta. Ia menekankan pentingnya program MBG dalam membangun budaya konsumsi susu yang lebih kuat di masyarakat.
Perkembangan
Hanif berharap program MBG dapat menjalankan kewajiban untuk menyediakan susu, idealnya setiap hari, guna meningkatkan asupan susu bagi anak-anak. Saat ini, konsumsi susu masyarakat Indonesia tergolong rendah, berkisar antara 16,2 hingga 16,8 liter per kapita per tahun. Menurutnya, rata-rata konsumsi susu harian masyarakat hanya satu sendok makan, yang dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Dia menekankan bahwa susu mengandung berbagai zat gizi penting yang diperlukan untuk mendukung kesehatan tulang, otot, dan perkembangan otak anak. Peningkatan konsumsi susu harus menjadi gerakan bersama melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.
Kondisi Terakhir
Pemerintah juga berupaya memperkuat ekosistem persusuan nasional melalui penyusunan roadmap kemandirian susu. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam negeri dan nilai tambah sektor persusuan untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hanif menekankan perlunya hilirisasi, integrasi industri, dan penguatan investasi untuk mempercepat pertumbuhan sektor persusuan nasional agar lebih kompetitif.




