Presiden Mesir: Ketegangan Iran-AS-Israel Ancam Stabilitas Terusan Suez
Internasional

Presiden Mesir: Ketegangan Iran-AS-Israel Ancam Stabilitas Terusan Suez

Ruang Bangsa - Warta Bulukumba - Presiden Mesir Abdel Fattah al Sisi memperingatkan bahwa eskalasi konflik antara Amerika Serikat, 'Israel', dan Iran berpotensi mengancam stabilitas Terusan Suez jalur perdagangan maritim vital yang menghubungkan Eropa dan Asia.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Ahad malam waktu setempat, Sisi menyoroti meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah sebagai risiko serius bagi navigasi dan perdagangan internasional.

“Kami sangat waspada terhadap kelanjutan perang karena perkembangan di Selat Hormuz dan dampaknya pada navigasi di Terusan Suez,” kata Sisi, seperti dikutip AFP, Selasa 3 Maret 2026.

Kerugian besar bagi ekonomi Mesir

Sisi mengungkapkan bahwa Mesir telah menderita kerugian finansial signifikan akibat gangguan jalur pelayaran selama dua tahun terakhir.

Menurutnya, pendapatan Terusan Suez turun 60% pada 2024, dengan kerugian sekitar 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp117,9 triliun. Penurunan ini memberi tekanan besar terhadap ekonomi Mesir yang sangat bergantung pada pendapatan kanal tersebut sebagai salah satu sumber devisa utama.

Terusan Suez selama ini menjadi jalan pintas utama perdagangan global, memangkas jarak dan waktu tempuh kapal dari Asia ke Eropa tanpa harus memutari Tanjung Harapan di Afrika Selatan.

Perusahaan pelayaran ubah rute

Situasi keamanan yang memburuk membuat sejumlah perusahaan pelayaran global menghentikan operasinya di kawasan berisiko.

You can share this post!