Jakarta, 23 Januari 2026 - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya meresmikan ATMACultura Exhibition Hall dan patung Parare di Kampus Semanggi. Acara ini dipimpin oleh Ignatius Kardinal Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Atma Jaya.
Dalam sambutannya, Ignatius Kardinal Suharyo menekankan pentingnya warisan para pendiri lembaga dan semangat kerja sama yang menjadi landasan pembaruan di universitas ini. "Peresmian ini bukan hanya sekadar pembaruan, tetapi juga peneguhan tekad bersama untuk memperkuat posisi Atma Jaya," ungkapnya.
ATMACultura Exhibition Hall dirancang sebagai ruang bagi civitas akademika dan masyarakat umum untuk mengapresiasi, berdialog, dan merefleksikan kebudayaan. Fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Atma Jaya untuk menyelenggarakan pendidikan holistik yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan kebudayaan, seni, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Acara peresmian juga dimeriahkan dengan kehadiran patung Parare, karya seniman Hedi Hariyanto, yang melambangkan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab generasi muda. Karya ini mencerminkan visi Universitas Atma Jaya dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, memiliki kepedulian sosial, serta cinta pada Tanah Air.
Pengembangan ATMACultura Exhibition Hall merupakan salah satu langkah universitas dalam meningkatkan kualitas sarana penunjang pembelajaran di luar kelas. Melalui fasilitas ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kreativitas dan kepekaan sosial melalui berbagai kegiatan kebudayaan dan dialog lintas disiplin.
Ketua Yayasan Atma Jaya, Linus M. Setiadi, juga menambahkan bahwa rangkaian proses pembaruan di lingkungan kampus dilaksanakan secara terintegrasi untuk mendukung proses belajar mengajar mahasiswa dalam suasana yang humanis dan berkelanjutan.
Laurensia Harini Tunjungsari, M.Psi., Psikolog dan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Karier, berharap ruang pameran ini dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam pengembangan diri. "Fasilitas ini dapat digunakan untuk mengadakan pameran karya, mulai dari poster ilmiah hingga seni yang mencerminkan keberpihakan pada manusia dan alam," pungkasnya.