Peran Blockchain dan Kripto dalam Konsep Society 5.0
Teknologi

Peran Blockchain dan Kripto dalam Konsep Society 5.0

Ruang Bangsa - Daftar Isi

Rangkuman: ChatGPT Perplexity

Peradaban manusia dalam kerangka yang dipakai di Jepang telah bergerak dari berburu (Society 1.0), bertani (Society 2.0), industri (Society 3.0 ), hingga informasi dan internet (Society 4.0).

Kini, Jepang memperkenalkan Society 5.0 sebagai konsep masyarakat masa depan yang menggabungkan dunia fisik dan digital.

Konsep ini bukan hanya tentang semakin banyak teknologi, tetapi juga perubahan cara hidup dan sistem sosial berbasis teknologi dengan manusia sebagai pusatnya.

Lalu pertanyaannya adalah pada visi seperti ini, apakah blockchain dan kripto memiliki peran? Dalam artikel ini, kita akan membahas relevansi dan konteksnya secara rasional, bukan dengan klaim berlebihan.

Apa Itu Society 5.0?

Society 5.0 adalah konsep “ human – centered, super smart society ” yang diperkenalkan Jepang. Artinya, masyarakat masa depan yang tetap menempatkan manusia sebagai pusat, tetapi didukung teknologi cerdas.

Di era ini, dunia fisik dan dunia digital menyatu. Data dari berbagai perangkat (Internet of Things /IoT) dikumpulkan dan disatukan dalam sistem digital.

Data tersebut kemudian diolah dengan Artificial Intelligence (AI) dan big data untuk membantu pengambilan keputusan di bidang kesehatan, pendidikan, industri, hingga layanan publik.

Tujuan utamanya adalah menyelesaikan masalah sosial, seperti ketimpangan, penuaan populasi, dan kurang efisiennya layanan publik. Namun, yang terpenting adalah bahwa teknologi di sini hanyalah alat.

Fokus akhirnya tetap pada manusia dan peningkatan kualitas hidup, bukan pada teknologinya itu sendiri.

Perbedaan Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0

Perkembangan teknologi melahirkan dua konsep besar yang sering disandingkan, yaitu Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Keduanya sama-sama memanfaatkan AI, IoT, dan big data, tetapi memiliki perbedaan, di antaranya sebagai berikut.

1. Fokus pada Manusia vs Fokus pada Industri

Industri 4.0 menekankan otomatisasi, robot, dan efisiensi produksi agar industri makin cepat dan hemat biaya. Sementara itu, Society 5.0 lebih fokus pada kesejahteraan manusia, di mana teknologi dipakai untuk meningkatkan kualitas hidup.

2. Integrasi Sosial

Industri 4.0 banyak bergerak di sektor pabrik dan bisnis. Di lain sisi, Society 5.0 menghubungkan teknologi dengan pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga pemerintahan agar layanan publik lebih baik.

3. Peran Data sebagai Infrastruktur Sosial

Di Industri 4.0, data dipakai untuk kepentingan bisnis. Adapun di Society 5.0, data menjadi dasar pengambilan keputusan publik dan fondasi untuk menyelesaikan masalah sosial.

Di Mana Blockchain Masuk dalam Society 5.0?

Pada dasarnya, blockchain bukan pusat dari Society 5.0, tetapi bisa menjadi lapisan pendukung dalam ekosistem berbasis data. Berikut ini posisinya dalam Society 5.0.

1. Transparansi dan Sistem Kepercayaan Digital

Blockchain sebagai distributed ledger (buku besar terdistribusi) memungkinkan pencatatan data yang transparan dan sulit diubah.

Dalam hal administrasi publik, pencatatan aset, distribusi anggaran, atau dokumen resmi bisa dibuat lebih terbuka dan dapat diaudit.

2. Identitas Digital Terdesentralisasi

Pada era ketika data pribadi tersebar di banyak sistem, konsep self – sovereign identity (identitas yang dikendalikan sendiri) berpotensi memberi kemungkinan individu mengendalikan datanya sendiri.

Hal itu sejalan dengan semangat Society 5.0 yang berpusat pada manusia, bukan sepenuhnya pada institusi atau platform.

3. Smart Contract untuk Layanan Publik

Smart contract memungkinkan eksekusi otomatis berbasis aturan yang sudah diprogram.

Secara teoritis, ini bisa diterapkan untuk membantu distribusi bantuan sosial, pencatatan kepemilikan aset, atau bahkan sistem voting digital dengan proses yang lebih terstruktur.

4. Keamanan Data dan Integritas Informasi

Dalam dunia yang sangat terkoneksi, risiko kebocoran dan manipulasi data meningkat. Blockchain bisa membantu menjaga integritas catatan (riwayat perubahan tercatat), tetapi tidak otomatis menjamin kebenaran data awal yang dimasukkan.

Dengan demikian, peran blockchain dalam Society 5.0 bukan menggantikan AI atau big data, melainkan melengkapi. Hal itu terutama pada aspek kepercayaan, transparansi, dan keamanan dalam sistem sosial berbasis teknologi.

Apakah Kripto Termasuk dalam Society 5.0?

Perkembangan teknologi digital membuat berbagai inovasi finansial terus muncul, termasuk kripto. Namun, apakah kripto merupakan bagian utama dari konsep Society 5.0? Berikut ini penjelasan singkatnya.

1. Sistem Pembayaran Digital

Kripto bukan fokus utama Society 5.0, tetapi bisa menjadi alternatif transfer nilai lintas negara. Hal itu karena sifatnya yang terdesentralisasi dan mendukung transaksi digital yang lebih cepat (bergantung pada jaringan yang dipakai).

Namun, penggunaannya tetap bergantung pada kebijakan masing-masing negara dan kesiapan sistem keuangan yang ada.

2. Tokenisasi Aset

Kripto juga membuka peluang digitalisasi aset riil melalui tokenisasi aset dalam bentuk data digital di jaringan blockchain.

Konsep ini mengubah kepemilikan aset menjadi bentuk data digital yang dapat dicatat dan diperdagangkan dalam ekonomi berbasis teknologi.

3. Tantangan Kripto dalam Skala Nasional

Perlu diketahui, adopsi kripto masih menghadapi hambatan seperti volatilitas harga, aturan hukum yang belum seragam, dan tingkat pemahaman publik yang berbeda-beda.

Pada akhirnya, Society 5.0 memang tidak identik dengan kripto, tetapi teknologi kripto tetap bisa menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital di masa depan.

Tantangan Integrasi Blockchain dalam Society 5.0

Integrasi blockchain dalam Society 5.0 masih menghadapi sejumlah tantangan dan perlu dilihat secara realistis, bukan sebagai teknologi yang langsung menyelesaikan semua masalah.

Pertama, dari sisi skalabilitas jaringan, blockchain masih perlu peningkatan agar mampu menangani transaksi dalam jumlah besar tanpa memperlambat sistem.

Kedua, beberapa jenis blockchain membutuhkan daya komputasi tinggi sehingga konsumsi energinya menjadi perhatian, terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Ketiga, belum adanya standar regulasi global membuat penerapan blockchain berbeda di setiap negara.

Keempat, aspek keamanan siber tetap menjadi risiko karena ancaman digital tidak hanya berasal dari sistem blockchain itu sendiri, tetapi juga dari faktor manusia dan aplikasi pendukung.

Terakhir, keberhasilan teknologi ini juga sangat bergantung pada literasi digital masyarakat.

Tanpa pemahaman yang cukup, teknologi blockchain berpotensi kurang dimanfaatkan secara optimal atau bahkan menimbulkan masalah baru dalam penggunaannya.

Apakah Blockchain akan Menjadi Infrastruktur Dasar Masa Depan?

Dalam perkembangan Society 5.0, teknologi yang diperkirakan menjadi tulang punggung utama adalah artificial intelligence dan IoT.

Kedua teknologi ini berperan dalam mengolah big data dari berbagai sensor fisik untuk menghasilkan keputusan yang mendukung kehidupan manusia.

Blockchain tidak diposisikan sebagai infrastruktur utama, melainkan sebagai lapisan tambahan untuk meningkatkan kepercayaan dan transparansi data dalam sistem digital.

Perannya lebih bersifat komplementer. Misalnya, untuk mencatat transaksi atau memastikan integritas informasi, bukan sebagai penggerak utama ekosistem teknologi.

Kesimpulan

Nah, itulah tadi pembahasan menarik tentang apa itu Society 5.0 serta posisi blockchain dan kripto dalam masa depan digital, yang dapat kamu baca selengkapnya di Akademi crypto di INDODAX Academy.

Sebagai kesimpulan, konsep Society 5.0 menggambarkan masa depan masyarakat yang tidak hanya mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga keseimbangan antara inovasi dan kebutuhan manusia.

Teknologi seperti blockchain dan kripto memiliki potensi dalam mendukung transparansi data, identitas digital, dan sistem pembayaran alternatif.

Namun, keduanya belum dipandang sebagai fondasi utama dalam struktur teknologi masa depan pada Society 5.0.

Pada praktiknya, penerapan teknologi tersebut akan sangat bergantung pada kebijakan regulasi, kesiapan infrastruktur digital, serta kebutuhan nyata di masyarakat.

Perkembangan teknologi sering kali tidak berjalan sesuai narasi optimistis yang berlebihan, sehingga memahami konteks penggunaan teknologi menjadi lebih penting daripada sekadar mengikuti tren.

Masa depan digital kemungkinan akan dibentuk oleh kombinasi berbagai teknologi yang saling melengkapi, bukan oleh satu inovasi tunggal.

Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.

Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.

Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

Kontak Resmi Indodax Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

FAQ

Apa itu Society 5.0?

Society 5.0 adalah konsep masyarakat masa depan yang menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi.

Dalam Society 5.0, dunia fisik dan dunia digital diintegrasikan melalui pemanfaatan artificial intelligence, Internet of Things, dan big data untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah sosial serta meningkatkan kualitas hidup manusia.

Apakah Society 5.0 sama dengan Revolusi Industri 4.0?

Tidak sama. Revolusi Industri 4.0 lebih menekankan pada otomatisasi dan efisiensi proses industri.

Sementara itu, Society 5.0 berorientasi pada pemanfaatan teknologi untuk penyelesaian masalah sosial secara lebih luas, seperti layanan publik, pendidikan, dan kesehatan berbasis teknologi.

Apakah blockchain bagian dari Society 5.0?

Blockchain bukan komponen inti, tetapi dapat berfungsi sebagai lapisan pendukung dalam sistem digital, terutama untuk menjaga transparansi, keamanan, dan integritas data pada ekosistem teknologi masyarakat masa depan.

Apakah kripto akan menjadi mata uang utama dalam Society 5.0?

Belum tentu. Kripto lebih mungkin menjadi salah satu opsi sistem pembayaran digital, dan keberadaannya masih sangat dipengaruhi oleh regulasi negara, stabilitas pasar, serta tingkat penerimaan masyarakat terhadap teknologi tersebut.

Apa tantangan terbesar Society 5.0?

Tantangan utama bukan hanya pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada keamanan data, kesiapan infrastruktur digital, literasi masyarakat, serta kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan kebutuhan sosial manusia.

DISCLAIMER: Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.

Author: Boy

You can share this post!