Ruang Bangsa - Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan **Ekspor Keripik Pisang Tebing Tinggi** ke Malaysia dan pusat konveksi, menunjukkan komitmen Kemendag dalam mendorong UMKM bersaing di pasar global dan memperkuat ekonomi daerah.
01:03:57
Menteri Perdagangan Budi Santoso secara resmi melepas ekspor keripik pisang kepok keling Tebing Tinggi, Sumatera Utara, pada Jumat, 27 Februari 2026. Pelepasan ini menandai langkah penting bagi produk UMKM lokal menembus pasar internasional. Acara berlangsung di Tebing Tinggi, memperkuat potensi ekonomi daerah.
Ekspor perdana keripik pisang ini ditujukan ke pasar Malaysia, membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi daerah. Selain itu, Menteri Perdagangan juga meresmikan pusat konveksi pasar kain Kota Tebing Tinggi. Kedua agenda ini merupakan wujud dukungan pemerintah terhadap sektor UMKM.
Kehadiran Menteri Perdagangan di Tebing Tinggi menunjukkan komitmen kuat Kemendag dalam memfasilitasi UMKM. Tujuannya adalah agar produk lokal mampu bersaing di kancah global. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk daerah.
Dukungan Kemendag untuk UMKM Berdaya Saing Global
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan apresiasi tinggi terhadap produk UMKM keripik pisang kepok keling Tebing Tinggi. Produk ini telah berhasil menembus pasar ekspor ke Malaysia, sebuah pencapaian yang membanggakan. Kemendag terus berkomitmen memberikan bantuan agar produk UMKM dapat masuk pasar ekspor.
Budi Santoso juga mendesak dinas-dinas terkait untuk menjembatani pelaku UMKM. Tujuannya adalah agar mereka mampu bersaing di pasar luar negeri secara efektif. Kemendag secara aktif memfasilitasi business matching di berbagai negara.
Pada tahun 2025, Kemendag telah memfasilitasi 1.200 UMKM untuk bersaing di pasar internasional. Menteri Budi Santoso mengajak para pelaku usaha memanfaatkan kesempatan ini. Ia menekankan bahwa tidak hanya keripik pisang, produk lain juga memiliki potensi ekspor.
Strategi Pengembangan Usaha Konveksi dan Produk Lokal
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Budi Santoso membagikan strategi untuk menghidupkan usaha konveksi agar terus berkembang. Dukungan dari pemerintah daerah masing-masing menjadi kunci utama dalam upaya ini. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan.
Ia mencontohkan program "Gaspol" di Kemendag, yaitu gerakan pakaian budaya. Program ini mewajibkan penggunaan produk lokal setiap hari Kamis. Mulai dari pakaian, penutup kepala, hingga sepatu, semuanya menggunakan produk lokal.
Inisiatif seperti "Gaspol" bertujuan memberdayakan produk lokal dan mendorong pertumbuhannya. Hal ini menciptakan pasar yang stabil bagi UMKM konveksi dan kerajinan. Dengan demikian, produk lokal dapat terus berkembang dan dikenal luas.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Ekonomi Inklusif
Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Perdagangan di tengah kesibukan nasional. Kehadiran ini menjadi bukti nyata komitmen Kemendag dalam memastikan pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan tersebut bertumpu pada kekuatan ekonomi daerah.
Dukungan dari Menteri Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan energi baru bagi UMKM. Energi ini mendorong peningkatan kualitas, kuantitas, dan perluasan akses pasar. Selain itu, dukungan ini juga memperkuat daya saing produk daerah.
Iman Irdian meyakini sinergi antara penguatan sektor pangan melalui ekspor keripik pisang dan pengembangan pusat konveksi. Sinergi ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Harapannya, kunjungan ini mempererat hubungan pusat-daerah untuk ekosistem perdagangan yang sehat.