Mengintip Ruang Sidang Majelis Umum PBB: Panggung Pertama Prabowo
Ruang Bangsa

Mengintip Ruang Sidang Majelis Umum PBB: Panggung Pertama Prabowo

New York, Amerika Serikat - Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang terletak di kawasan Manhattan, New York, menjadi pusat perhatian global setiap bulan September ketika Sidang Majelis Umum PBB digelar. Tahun ini, Sidang Majelis Umum ke-80 mengangkat tema "Better Together: 80 Years and More for Peace, Development and Human Rights" dan menjadi momen penting bagi Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi debat umum, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ini menjadi kesempatan pertama bagi Indonesia dalam satu dekade untuk berpidato langsung di forum PBB, setelah terakhir kali dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam tur yang diadakan pada 20 September 2023, rombongan jurnalis Indonesia diajak untuk melihat ruang Sidang Majelis Umum PBB, dengan fasilitas yang disediakan oleh Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York. Tur dimulai dengan pemeriksaan ketat di pintu masuk, di mana setiap tamu harus melewati pemeriksaan barang bawaan dan verifikasi identitas.

Setelah itu, rombongan diarahkan menuju pusat media yang terletak di tepi East River, di mana jurnalis dari berbagai negara dapat meliput sidang secara langsung. Pusat media ini dilengkapi dengan ratusan kursi, meja, dan layar televisi untuk menyiarkan jalannya sidang.

Ruang Sidang Umum PBB

Rombongan kemudian menuju Gedung Majelis Umum PBB dan mendapatkan akses ke balkon ruang Sidang Majelis Umum. Meskipun tidak diizinkan masuk ke dalam balkon, jurnalis dapat melihat area tersebut dari balik kaca. Balkon ini akan menjadi tempat meliput pidato para kepala negara yang hadir, dengan sekitar 150 kepala negara diperkirakan akan hadir.

Penempatan posisi duduk untuk setiap negara ditentukan melalui undian, dengan Indonesia menempati posisi di sisi kanan dari arah panggung pada baris ke-14. Rombongan jurnalis Indonesia hanya diizinkan berada di balkon ketika Presiden Prabowo berbicara, sebelum dialihkan ke jurnalis negara lain.

Agenda Penting di Sidang Majelis Umum PBB

Pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 bukan sekadar seremonial; ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk menyuarakan komitmen terhadap perdamaian dan kerja sama global. Salah satu isu penting yang akan dibahas adalah Palestina, serta program-program dan visi Asta Cita yang akan disampaikan dalam pidatonya.

Selain berpidato, agenda Presiden Prabowo juga mencakup pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara, yang bertujuan untuk memperkuat hubungan strategis Indonesia dengan negara-negara lain. Kehadiran Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB menjadi simbol keterlibatan aktif Indonesia di panggung global, di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks.

Dengan begitu, suara Indonesia di forum internasional menjadi bagian dari kontribusi untuk menciptakan tatanan dunia yang lebih adil, damai, dan inklusif.

You can share this post!