Menghormati Warisan Alex Noerdin: Peran Besarnya dalam Asian Games 2018
Olahraga

Menghormati Warisan Alex Noerdin: Peran Besarnya dalam Asian Games 2018

Ruang Bangsa - Palembang -

Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, tutup usia pada Rabu (25/2/2026). Kepergiannya menyisakan kenangan mendalam, terutama saat membawa nama Palembang ke panggung dunia lewat perhelatan Asian Games 2018.

Semasa hidupnya, Alex dikenal sebagai penggagas program berobat dan sekolah gratis di Sumsel. Keputusannya menjadikan Palembang sebagai kota penyelenggara Asian Games 2018 juga membawa dampak positif hingga kini.

Berikut detikSumbagsel sajikan kilas balik kepemimpinan Alex Noerdin, saat Palembang turut menyukseskan Asian Games 2018.

Latar Belakang Asian Games 2018

Harapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2019 pupus setelah kalah dalam proses bidding. Posisi tuan rumah kemudian diberikan kepada Vietnam. Namun, setelah ditetapkan sebagai penyelenggara Asian Games 2019, Vietnam justru mengundurkan diri karena krisis keuangan yang melanda negara tersebut.

Indonesia kemudian bergerak cepat dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah pengganti. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) segera menemui Gubernur DKI Jakarta kala itu, Joko Widodo. Kali ini, Jakarta diajukan sebagai tuan rumah.

Hingga akhirnya, OCA (Olympic Council of Asia) memutuskan Asian Games 2018 diselenggarakan di Indonesia dengan Jakarta dan Palembang sebagai tuan rumah kompetisi.

Adapun perubahan Asian Games yang awalnya akan diselenggarakan pada 2019 menjadi 2018 dikarenakan Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan presiden pada 2019.

Peran Alex Noerdin Dalam Asian Games 2018

Tak dapat dipungkiri bahwasannya sebagai orang nomor satu Sumsel kala itu, Alex Noerdin berperan besar dalam mewujudkan berjalannya Asian Games 2018 di Palembang, dengan Jakabaring sebagai venue kompetisinya. Berikut ulasannya.

1. Keberanian Menjadikan Palembang sebagai Kota Penyelenggara

Dilansir dari detikSport, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, mengatakan bahwa pengalaman Palembang tidak perlu diragukan dalam pagelaran kompetisi olahraga internasional.

"Palembang ini pengalaman. Mulai dari PON 2004, SEA Games 2011, sampai Islamic Solidarity Games 2013, jadi kami ini pengalaman," katanya, dikutip detikSumbagsel, Kamis (26/2/2026).

"Komitmen pemerintah dan masyarakat menyambut event internasional itu sudah tidak usah diragukan lagi. Jika masih ragu, silahkan datang ke Jakabaring. Buktikan di sana," sambungnya.

Selain itu, Alex Noerdin dalam gala dinner yang digelar di Hotel Arya Duta, Palembang, senin (27/11/2017) mengungkapkan optimismenya tentang keberhasilan Asian Games 2018 nanti.

"Insya Allah saat Asian Games tidak akan ada bau cat seperti Olimpiade 2016 Brasil," kata Alex saat membahas mengenai persiapan rampungnya venue, LRT dan Convention Hall.

"Kami hanya punya waktu 11 bulan karena cuaca tidak jelas. Tapi karena ridho Allah semua bisa selesai tepat waktu. Kami bekerja 24 jam,"

"Mungkin banyak yang meragukan kami dan siapa yang percaya Sumatera Selatan bisa mempersiapkan semua tepat waktu. Maka itu, jika ada mengatakan (macam-macam) ya kami senyum-senyum saja tapi kerja keras," tuturnya.

Bahkan dalam satu arsip pemberitaan detikNews, saat ditanya mengenai kesiapan Palembang menyambut Asian Games 2018. Jawaban Alex mengejutkan,

"Kalau Palembang lebih dari 100 persen," tegas Alex.

Keberanian dan optimisme dirinya menjadikan salah satu faktor kenapa Palembang siap dalam ajang Kompetisi Internasional ini.

2. Jaminan Zero Conflict

Dilansir dari detikNews, selain memiliki pengalaman menyelenggarakan event internasional dan fasilitas olahraga lengkap, Provinsi Sumsel juga merupakan daerah zero konflik. Hal tersebut dapat terwujud melalui komitmen pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang bersama menjaga kerukunan antar etnis dan kerukunan antar umat beragama.

Meski begitu sebulan sebelum Asian Games 2018, sempat terjadi perusakan kursi stadion Jakabaring pada Sabtu (21/7/2018) oleh oknum suporter Sriwijaya FC, pasca kekalahan SFC dari Arema.

Alex bergerak cepat dan memastikan proses perbaikan akan rampung dalam waktu dekat. Proses perbaikan nantinya juga dibantu oleh anggota TNI Kodam II/SWJ, dan tidak butuh waktu lama, semua kursi telah berhasil diperbaiki.

3. Mendapat Pengakuan Venue Lomba Terbaik

Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Menteri Basuki yang juga Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) mengakui jika venue dayung yang dibangun di Palembang merupakan salah satu yang terbaik di Asia.

4. Warisan Infrastruktur Modern untuk Sumatera Selatan

Bukan hanya memori yang ditinggalkan, tetapi Alex Noerdin juga meninggalkan warisan infrastruktur yang hingga saat ini menyokong mobilitas masyarakat Palembang.

Dilansir dari laman CNBC, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan berkat Asian Games pembangunan infrastruktur di Palembang berkembang pesat.

"Saya terharu gara-gara Asian Games, luar biasa perhatian dunia dan pemerintah kepada Sumsel khususnya Palembang. Jadi, strategi kami (meminta Palembang jadi tuan rumah Asian Games) ternyata benar," tuturnya, dikutip detikSumbagsel, Kamis (26/2/2026).

Dia mengatakan pembangunan infrastruktur yang diperuntukkan untuk menunjang pesta olahraga terbesar di Asia diantaranya 4 ruas jalan tol, 2 jembatan, lalu underpass, rumah sakit dan moda transportasi light rail transit (LRT).

"The very first LRT (di Indonesia), dari bandara sampai Jakabaring, 13 stasiun. Satu-satunya LRT yang melintasi sungai-sungai Palembang. Jadi, naik LRT saja sudah berwisata, dan LRT ini mengubah kultur. Kami dipaksa disiplin menggunakan transportasi umum," ujarnya.

Akhir Perjalanan Alex Noerdin

oerdin menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (25/2/2026). Sosok yang menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode (2008-2018) meninggalkan jejak pembangunan yang signifikan bagi wilayahnya.

Berbagai infrastruktur yang dibangun di era kepemimpinanya, mulai dari pengembangan kawasan Jakabaring Sport City hingga operasional LRT Palembang, kini menjadi bagian dari mobilitas dan identitas kota. Peran aktifnya dalam membawa Asian Games 2018 ke Palembang tercatat sebagai salah satu pencapaian penting dalam sejarah pembangunan dan olahraga di Sumatera Selatan.

Demikian informasi mengenai kilas balik kepemimpinan Alex Noerdin, pada saat Palembang menjadi kota penyelenggara Asian Games 2018.

(dai/dai)

You can share this post!