Menghindari Keresahan di Hari Bahagia
Ruang Utama

Menghindari Keresahan di Hari Bahagia

Ruang Bangsa - Senyumku tentu terlukis selebar-lebarnya

Saat hari suci tiba

Mataku tentu berbinar seindah-indahnya

Namun, ketika kaki-kaki tamu mulai menyapa

Hariku seolah menjadi kelabu tanpa aba-aba

Keresahan menjadi awan yang menutupi cerahnya

Keresahan tentang pertanyaan-pertanyaan yang akan aku terima

Keresahan tentang pernyataan-pernyataan yang mengusik kepala

Saat ku santap manisnya kue nastar

rasanya seketika menjadi hambar

setelah muncul suara-suara dari sekitar

dan kata "kapan?" yang tanpa sadar memberi tekanan besar

Padahal aku hanya ingin ketenangan,

dengan menikmati hari tanpa harus memikirkan jawaban

Padahal aku hanya ingin hadir dalam kebersamaan,

dengan duduk tersenyum tanpa harus menanggung beban tambahan

Aku menyukai hari ini

tapi tidak dengan ruang tamu yang selalu ingin aku hindari

Aku menyukai hari ini

tapi tidak dengan para tamu yang mengusiknya tanpa permisi

Aku menyukai hari ini

You can share this post!