Keterbatasan Ruang Kelas, Murid SDN Tando Belajar di Bawah Pohon
Ruang Utama

Keterbatasan Ruang Kelas, Murid SDN Tando Belajar di Bawah Pohon

Ruang Bangsa - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Video yang memperlihatkan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tando, Kabupaten Manggarai Barat, belajar di luar ruangan viral di media sosial, Kamis (9/4/2026).

"Dulu ada dua gedung yang terdiri dari tiga ruangan yang dibangun pemerintah pada tahun 2018. Satu gedung tidak permanen berdinding seng dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Jadi total hanya tiga bangunan," ujar Kepala SDN Tando, Fransiskus Jenala, saat dikonfirmasi.

Dalam video tersebut, sejumlah siswa berseragam SD terlihat duduk di bangku kayu di bawah pohon, sementara seorang guru mengajar di depan mereka.

Fransiskus menjelaskan keterbatasan ruang kelas membuat sebagian siswa harus belajar di luar ruangan.

Sekolah yang berdiri sejak 2014 di Kampung Tando, Desa Robo, Kecamatan Welak ini memiliki 68 siswa dengan delapan tenaga pengajar.

Untuk menyiasati keterbatasan ruang, pihak sekolah membagi ruangan menggunakan sekat tripleks agar dapat digunakan beberapa kelas sekaligus.

Bangunan Tidak Layak

Ia menyebut sebagian siswa, terutama kelas 2 dan 3, menempati bangunan swadaya yang kondisinya tidak layak.

Bangunan tersebut hanya berdinding seng dengan lantai tanah dan terakhir direnovasi pada 2016.

"Kalau musim hujan, murid kelas 3 akan pindah ke ruangan kelas 1 setelah mereka pulang. Namun, jika tidak hujan, sebelum murid kelas 1 pulang, mereka diberi tugas di luar," ujarnya.

Belajar Terganggu

Menurut Fransiskus, kegiatan belajar mengajar sering terganggu karena kondisi ruang kelas yang terbatas dan disekat.

"Kalau kegiatan belajar mengajar berlangsung pasti ribut, apalagi ruangan kelas hanya disekat tripleks," katanya. (*)

You can share this post!