Kedaulatan Negara Dimulai dari Pelindungan Tunas Bangsa di Ruang Digital
Ruang Bangsa

Kedaulatan Negara Dimulai dari Pelindungan Tunas Bangsa di Ruang Digital

Ruang Bangsa - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi momen penting dalam menegaskan bahwa kedaulatan negara tidak hanya terletak pada kemampuan menjaga wilayah, tetapi juga pada perlindungan generasi muda di ruang digital. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid pada upacara Harkitnas di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Awal Kejadian

Wayan menyampaikan bahwa tema Harkitnas 2026 bertajuk “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” mencerminkan tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda sebagai fondasi bagi Indonesia yang berdaulat dalam era transformasi digital. Ia menekankan bahwa tantangan bangsa kini beralih dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Perkembangan

Wayan juga mengingatkan semangat kebangkitan nasional yang diwariskan sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, kemajuan bangsa dihasilkan melalui pendidikan, persatuan, dan kemampuan kolektif. Dalam upaya membangun kemandirian nasional, pemerintah meluncurkan berbagai program strategis, termasuk Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat. Dalam konteks digital, perlindungan anak menjadi prioritas utama, di mana pemerintah akan menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.

Kondisi Terakhir

Pemerintah telah menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026, untuk memastikan anak-anak mendapatkan ruang digital yang aman dan sesuai dengan perkembangan mereka. Peringatan Harkitnas kali ini diharapkan dapat menyalakan kembali semangat kebangkitan untuk menghadapi tantangan zaman modern, termasuk di ruang digital.

You can share this post!