Ruang Bangsa - Surabaya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, dalam pertemuan bersama organisasi kepemudaan, mengajak mahasiswa untuk memperkuat literasi hukum serta berkolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami ingin duduk bersama tanpa sekat, saling mendengarkan, berdialog dengan hangat, dan membangun ikatan emosional yang kuat," kata Irjen Nanang dalam keterangan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Dalam forum dialog bersama Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Timur itu, Kapolda menekankan sinergi strategis antara Polda Jawa Timur dan kalangan mahasiswa sebagai kebutuhan menjaga stabilitas daerah.
Menurut dia, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus mitra kritis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal isu sosial secara objektif dan bertanggung jawab.
"Kami berharap mahasiswa dapat terus bergandengan tangan dengan Polda Jatim dalam membangun literasi hukum dan kesadaran bermasyarakat," ujar Irjen Nanang.
Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong mahasiswa berperan aktif menangkal penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, terutama di ruang digital, serta menjadi pelopor kekondusifan dalam berbagai agenda daerah maupun nasional.
"Perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar, namun demikian setiap aspirasi hendaknya disampaikan secara tertib, bermartabat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Nanang.
Kapolda menambahkan kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi penguatan stabilitas kamtibmas di Jawa Timur melalui komunikasi yang berkelanjutan antara aparat dan mahasiswa.