DIY – Pencatatan tanah sejak awal Indonesia berdiri hingga saat ini mengalami banyak perkembangan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga bertahap bergerak seiring perkembangan dengan pemutakhiran data digital pertanahan sebagai bagian dari transformasi layanan dan penguatan basis data nasional. Langkah tersebut diimplementasikan oleh satuan kerja (Satker) di daerah, termasuk sejumlah Kantor Pertanahan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui pendataan arsip pertanahan lama untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi pertanahan yang lebih akurat.
“Kami tengah menyiapkan program pemutakhiran data digital untuk sertipikat lama ini. Saat ini sudah kita lakukan _cleansing_, yaitu pendataan terhadap surat ukur, gambar ukur, dan buku tanah lama,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Imam Nawawi dalam keterangannya.
Kebutuhan akan pencatatan tanah secara digital menjadi penting karena di era modern saat ini, pemetaan dan pencatatan hak atas tanah memerlukan data spasial yang lebih akurat. Pencatatan tanah yang dilakukan saat Indonesia di bawah pemerintahan kolonial atau di awal Indonesia merdeka masih dilakukan dengan kebutuhan dan keadaan kala itu. Data-datanya perlu dilengkapi, contohnya seperti pembubuhan titik koordinat bidang tanah serta pemetaan bidang secara digital.
Baca Juga: Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria Jadi Akhir Perjuangan Menjaga Warisan Leluhur
Sebagai langkah mempersiapkan upaya pemutakhiran data pertanahan, Kementerian ATR/BPN mendapat dukungan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Melalui Kuliah Kerja Nyata Pertanahan-Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP), Taruna/i akan melakukan kegiatan pemetaan dan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), salah satunya di area Kabupaten Sleman. KKN akan berlangsung mulai 9 Februari hingga 11 Juli 2026.
“Nantinya para peserta KKN akan turun ke lapangan bermodal data dari _cleansing_ yang kami lakukan. Nanti petugas Kantah juga akan mendampingi mereka saat turun ke lapangan agar hasilnya optimal. Kami sangat berterima kasih dengan kegiatan ini, harapannya data-data sertipikat lama ini, yang terbit sejak tahun 1960-an ini terpetakan,” terang Imam Nawawi.
Baca Juga: Akses KCJB Karawang Ditargetkan Rampung NATARU 2025, Menteri Nusron Berkomitmen Akselerasi Proses Pengadaan Tanah
Proses _cleansing_ juga dilakukan di Kantah Kota Yogyakarta. Meski tidak menjadi target KKNP-PTLP, Kantah Kota Yogyakarta terus menyiapkan strategi dalam pemutakhiran data digital sertipikat lama. Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Kantah Kota Yogyakarta, Amru Estu Cahyono, menjelaskan gambaran langkah yang akan dilakukan jajarannya. Langkah yang ditempuh antara lain melalui _data cleansing_ serta opname fisik bidang tanah yang belum terpetakan.
“Untuk di Kantah Kota Yogyakarta sendiri, terkait pemutakhiran data, kami keluarkan itu total data yang belum terpetakan. Kita inventarisir misal dalam satu bidang tanah, sebelah utara atau selatannya terdapat Gambar Situasi (GS) atau Gambar Ukur (GU) berapa. Atau di samping bidang itu adakah sertipikat tanah yang lain, akan ada kode hak dan nomor haknya. Nanti akan ketemu bidangnya berada di sebelah mana. Kami akan terus berprogres selesaikan ini, seperti Kabupaten lainnya di Provinsi DIY,” Ujar Amru Estu Cahyono. (AR/SV)
Baca Juga: Urus Sertipikat Tanah secara Mandiri, Warga Bekasi Buktikan Prosesnya Mudah
Berita Terkait
Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah
Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara
Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf
Share:
Rekomendasi Produk TikTokShop
Promo Kursi Gaming
Rp5xx.xxx
Belanja Aman di Sini
Kursi Kerja Ergonomis
Rp3xx.xxx
Belanja Aman di Sini
Meja Kerja/Gaming
Rp2xx.xxx
Belanja Aman di Sini
Meja Kerja/Gaming
Rp2xx.xxx
Belanja Aman di Sini
Kementerian ATR/BPN
Navigasi pos
Pos sebelumnya Dukung ATR/BPN dalam Pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata Kelola yang Baik Lahir dari Kolaborasi
Pos selanjutnya Para Perempuan Penantang Ombak Togean: Gigih Mencari Gurita Demi Keluarga
Komentar
FOLLOW US ON FACEBOOK FOLLOW US ON INSTAGRAM FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
Rekomendasi untuk kamu
POTRET BURAM SIJUNJUNG : LAPOR MERAH YANG BELUM TUNTAS
EDITORIAL Oleh: chris Gangga Lala Pari Dari udara, bangunan itu tampak sempurna atap gonjong menjulang, garis arsitektur bersih, halaman luas,…
Cek Sertipikat Tanah Kini Bisa dari HP, Begini Caranya
, Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempermudah masyarakat dalam mengecek kesesuaian data sertipikat tanah melalui…
Tuntaskan Polemik Lahan Eks HGU Mootilango, Pemerintah dan BPN Percepat Pembangunan Sekolah Garuda
GORONTALO – Polemik lahan garapan eks Hak Guna Usaha (HGU) Ong Tjeng Ki di Desa Mootilango kini mulai menemui titik…
Wujudkan Tata Kelola Profesional, Kanwil BPN Gorontalo Perketat Pengawasan Lewat Audit Kinerja
GORONTALO – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal dan memastikan transparansi birokrasi, Kantor Wilayah BPN Provinsi Gorontalo resmi memulai rangkaian Audit…
Perkuat Perlindungan Pegawai, Kanwil BPN Gorontalo Gelar Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan
GORONTALO – Jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Gorontalo mengikuti sosialisasi intensif mengenai program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan pada Senin (13/04/2026)….
Lahan Eks HGU di Mootilango Dibahas, Sekolah Garuda Jadi Sorotan
GORONTALO – Aduan masyarakat terkait lahan garapan eks HGU Ong Tjeng Ki di Desa Mootilango, Kabupaten Gorontalo, akhirnya dibahas dalam…
Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah
Mataram – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa…
Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara
Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyaksikan proses penyerahan…