Jakarta: Metro TV menyelenggarakan Jong Indonesia Festival 2025 sebagai bagian dari peringatan Sumpah Pemuda. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berbagi gagasan dan ide yang dapat berkontribusi pada kemajuan bangsa.
CEO Media Group, Mohamad Mirdal Akib, menekankan bahwa festival ini lebih dari sekadar perayaan. "Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi mengingatkan bahwa ruang-ruang bagi kita untuk mengulang peristiwa 1928 tersedia hari ini," katanya saat membuka festival di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Mirdal percaya bahwa pemuda saat ini memiliki potensi dan infrastruktur yang diperlukan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara terkemuka dalam dua dekade mendatang. Ia juga menyoroti momentum 100 tahun kemerdekaan Indonesia, yang dikenal dengan sebutan Indonesia Emas 2045.
Menurut Mirdal, peran media tidak hanya terbatas pada penyampaian berita, tetapi juga dalam menyalakan harapan. "Sebuah ide besar selalu dimulai dari percakapan kecil, ide, dialog, berbeda pendapat, tetapi tetap dengan satu tujuan," ujarnya. Ia mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk berkontribusi dalam mencapai Indonesia Emas 2045.
"Gunakan suara kita untuk membangun, bukan menjatuhkan. Menebar optimisme, bukan cuma pesimisme," tambah Mirdal. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga siap bekerja dan berani bermimpi, serta mencintai bangsa tanpa syarat.
Festival ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui kiprah anak muda yang berprestasi dan berkontribusi untuk bangsa. Dalam upaya menginspirasi generasi muda, Jong Indonesia Festival 2025 menghadirkan empat kategori utama: The Privilege, The Pioneers, The Brain Gain, dan The Young Leader. Masing-masing kategori akan memilih tiga tokoh muda yang berpengaruh dan menginspirasi.