PURWAKARTA – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Purwakarta menggelar forum warga untuk meningkatkan pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Acara ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Citalang, RT 10 RW 02, dengan tujuan memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilihan agar berlangsung secara jujur dan adil.
Ketua Panwascam Kecamatan Purwakarta, Siswanto, membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara Panwascam dan masyarakat. Menurutnya, pengawasan yang efektif memerlukan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat.
“Dengan keterlibatan tokoh agama, warga, dan mahasiswa, kita dapat memastikan proses pemilu yang lebih transparan dan akuntabel,” ungkapnya dalam sambutan pada Minggu, 21 Juli 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Kepala Desa Citalang, Kosasih. Ia memberikan dukungan terhadap inisiatif ini dan menekankan pentingnya pengawasan partisipatif untuk mencegah kecurangan serta memastikan suara warga dihargai.
“Sebagai pemimpin, saya berharap warga dapat menggunakan hak pilihnya. Kami memiliki tanggung jawab untuk mengawal proses demokrasi di daerah kita,” kata Kosasih.
Menariknya, forum ini juga dihadiri oleh kalangan mahasiswa yang menyatakan kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam pengawasan pemilu. “Sebagai generasi muda, kami ingin memastikan bahwa masa depan demokrasi di Indonesia tetap terjaga,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Acara berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif, di mana peserta forum berbagi pandangan dan pengalaman terkait pengawasan pemilu. Hasil dari forum ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh Panwascam Purwakarta untuk meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di masa mendatang, termasuk dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
Forum warga ini diharapkan dapat menjadi model bagi kecamatan lain dalam menggalang partisipasi masyarakat untuk pengawasan pemilu yang lebih baik. Panwascam berkomitmen untuk terus melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam setiap tahap Pilkada, demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkeadilan.
Abdul Jalil, anggota Panwascam, menekankan pentingnya peran pengawasan partisipatif dari masyarakat dan tokoh agama. Ia menjelaskan bahwa warga akan terlibat langsung di lapangan untuk membantu menyampaikan aturan terkait pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang seringkali tidak sesuai ketentuan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi masyarakat dan kualitas pengawasan, sehingga dapat meminimalisir kesalahan atau pelanggaran, dan akhirnya menghasilkan penyelenggaraan pemilu atau Pilkada yang berkualitas,” tuturnya.