Ruang Bangsa - Wakil Ketua Forum Warga Kota, Azas Tigor Nainggolan, meminta evaluasi terhadap pelaksanaan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) setelah terungkapnya praktik laporan palsu yang melibatkan penggunaan foto buatan AI dalam penanganan aduan masyarakat.
Kasus ini mencuat setelah seorang warga mengeluhkan adanya parkir liar di Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Masyarakat tersebut telah melaporkan masalah ini ke kelurahan, namun tidak mendapatkan solusi. Akhirnya, ia mengadukan permasalahan tersebut melalui aplikasi JAKI.
Alih-alih mendapatkan tindak lanjut yang sesuai, laporan warga tersebut direspons dengan laporan palsu yang menggunakan foto buatan AI. Dalam unggahan yang viral di media sosial, terlihat foto lingkungan yang menunjukkan kendaraan parkir liar, namun dalam gambar yang lain, mobil-mobil tersebut tampak hilang seolah sudah ditertibkan. Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa elemen lain dalam foto tetap sama, menandakan adanya manipulasi digital.
Tigor mengecam tindakan petugas yang berbohong dalam penanganan aduan tersebut. Ia menegaskan perlunya tindakan tegas, termasuk pemecatan terhadap petugas yang terlibat. Menurutnya, masalah ini merupakan tanggung jawab bersama, mencakup Lurah, Camat, hingga Wali Kota.