Ruang Bangsa - Forum Konservasi Mbou di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan kegiatan untuk memperkuat ekonomi warga lokal yang tergabung dalam kelompok tani hutan di sekitar taman wisata 17 Pulau Riung. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan Komodo atau Mbou dengan melibatkan peran serta masyarakat setempat.
Kegiatan penguatan ekonomi dilaksanakan melalui workshop yang berlangsung di Aula Sekolah Tinggi Flores Bajawa (Stiper FB) pada 12-13 Maret 2026. In-Flores, lembaga yang fokus pada perlindungan Komodo dan spesies terancam punah, mendukung kegiatan ini bersama Pemerintah Kabupaten Ngada.
Hutomo, perwakilan dari In-Flores, menyatakan bahwa pelatihan bagi masyarakat lokal adalah bagian dari komitmen untuk menjaga kelestarian Mbou di Kecamatan Riung. Kelompok tani hutan mendapatkan materi pelatihan, termasuk keterampilan tenun, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka.
Hutomo menambahkan bahwa Forum Konservasi Mbou berkomitmen untuk mendampingi kelompok tani hutan secara berkelanjutan agar mereka dapat mandiri dan memperoleh penghasilan sendiri. Salah satu peserta, Ilmia Luzu, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan keterampilan anggota kelompok.
Bupati Raymundus Bena, melalui Asisten 2 Setda Ngada, Nikolaus Noywuli, menekankan pentingnya peran kelompok tani hutan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan dan pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab. Ia mendorong pengembangan usaha produktif berbasis hutan serta memastikan bahwa upaya konservasi alam sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.