Pekanbaru, (ANTARA) - Forum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Riau telah menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ketua Forum BUMN Riau, Muhamad Hidayat, menyatakan bahwa bantuan tersebut diantarkan langsung oleh tim Forum BUMN Riau pada hari Minggu, sekaligus melakukan peninjauan kondisi di lokasi untuk memahami proses pemulihan di daerah tersebut.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari uang tunai sebesar Rp45 juta dan pakaian layak pakai yang ditujukan untuk warga di Kecamatan Palembayan, yang merupakan salah satu wilayah yang paling parah terkena dampak banjir.
"Bantuan ini jangan dilihat angkanya, namun ini adalah bentuk kepedulian kami yang berada di Riau, sebagai provinsi yang dekat dengan kejadian. Kami berharap bantuan ini juga dapat menginspirasi masyarakat lain untuk turut membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," ujar Hidayat di Pekanbaru.
Menurut Hidayat, banjir bandang yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi ini telah mengakibatkan luapan sungai dan material lumpur bercampur batuan besar yang menerjang permukiman warga. Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat, dan fasilitas umum juga terdampak. Selain itu, akses jalan di beberapa titik mengalami amblas dan longsor.
Di wilayah Palembayan, dilaporkan bahwa sebanyak 105 orang meninggal dunia dan sekitar 150 kepala keluarga terdampak dengan tingkat kerusakan rumah yang bervariasi. Sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian atau di rumah kerabat terdekat.
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa proses pemulihan masih berlangsung secara bertahap. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan membuka kembali akses jalan. Meskipun jalur utama menuju lokasi terdampak sudah dapat dilalui, beberapa ruas jalan alternatif masih mengalami longsor dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
Sigit Fanani, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, yang juga merupakan anggota tim Forum BUMN Riau, menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana. "Selain bantuan tunai dan pakaian, kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan setempat untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran," ujarnya.
Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, mengingat kondisi tanah di beberapa titik masih labil dan rawan longsor. Proses pendataan kerusakan dan kebutuhan lanjutan bagi warga yang terdampak masih terus dilakukan oleh aparat setempat bersama unsur terkait.