Cak Imin Resmi Tutup Dikbar Istimewa Perempuan Bangsa, Serukan Makna Politik sebagai Ruang Perjuangan Nilai
Ruang Bangsa

Cak Imin Resmi Tutup Dikbar Istimewa Perempuan Bangsa, Serukan Makna Politik sebagai Ruang Perjuangan Nilai

JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, secara resmi menutup Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Istimewa yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Bangsa di Jakarta pada Selasa, 11 November 2025.

Dikbar kali ini dianggap istimewa karena dihadiri oleh jajaran lengkap, mulai dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, hingga Forum Silaturahim Istri (FSI) Anggota Fraksi PKB DPR RI.

Makna Perjuangan Politik

Dalam sambutannya, Cak Imin menekankan bahwa inti dari perjuangan politik adalah merebut dan memaknai nilai-nilai kebangsaan secara lebih luas. “Paling inti dari politik adalah berhasil merebut makna. Siapa yang paling banyak mewarnai, maka semakin besar peluang mereka merebut makna. Dan itulah tugas kita semua,” tegasnya di hadapan para peserta.

Cak Imin mendorong seluruh kader Perempuan Bangsa untuk aktif berjuang dalam membesarkan partai melalui berbagai potensi yang dimiliki, terutama dalam peran-peran strategis yang tidak bisa dilakukan oleh para pengurus laki-laki. “Perempuan Bangsa harus menjadi kekuatan yang nyata, tidak hanya dalam memenangkan kontestasi politik, tetapi juga dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan,” tambahnya.

Pendidikan Kader yang Berkelanjutan

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, atau yang akrab disapa Ninik, menjelaskan bahwa Dikbar kali ini sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh tokoh senior dan pendamping para legislator perempuan PKB. “Ini bermula dari grup Dewan Perempuan PKB yang ingin merasakan bagaimana kaderisasi yang selama ini kami lakukan. Alhamdulillah akhirnya bisa terlaksana,” tuturnya.

Ninik juga menambahkan bahwa Perempuan Bangsa telah melaksanakan Dikbar di 28 provinsi di seluruh Indonesia dengan total 144 angkatan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat kaderisasi di tubuh Perempuan Bangsa terus hidup dan menjangkau hingga akar rumput.

“Beginilah kaderisasi kami, ibu-ibu dan poro nyai semua. Harus tepat waktu, pagi sudah mulai dan selesai nanti sore. Saya harap kita semua serius mengikuti Dikbar ini, apalagi pesertanya ada orang yang paling kita sayangi, Ibu Rustini Muhaimin Iskandar, Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa,” ungkap Ninik.

Ruang Konsolidasi bagi Perempuan Bangsa

Dikbar Istimewa kali ini menghadirkan sejumlah narasumber dari DPP PKB dan Lembaga Kaderisasi Nasional, termasuk Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri, Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid, Ketua LKN DPP PKB Zainul Munasichin, serta Instruktur Nasional PKPB KH. Adnan Anwar. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi Perempuan Bangsa untuk memperkuat kapasitas kader, meneguhkan semangat kebangsaan, serta memperdalam peran strategis perempuan dalam politik dan pengabdian sosial.

You can share this post!