Ruang Bangsa - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang bekerja sama dengan DPRD Kota Semarang menggelar diskusi publik di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, pada Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengawasi integritas pemilu.
Diskusi publik ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat setempat, termasuk Karang Taruna, PKK, LMPK, serta perwakilan RT dan RW. Kegiatan ini menjadi sarana dialog antara penyelenggara pemilu, legislatif, dan masyarakat.
Dalam acara tersebut, Moh Rodhi, S.Pd., M.Pd, Anggota Komisi A Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Semarang, menjelaskan pentingnya pemilu bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan bahwa pemilu merupakan fondasi utama demokrasi yang memungkinkan rakyat menyuarakan kehendak mereka.
Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani, S.H., M.H., Anggota Bawaslu Kota Semarang, menegaskan posisi strategis masyarakat dalam menjaga integritas pemilu. Ia menyatakan bahwa keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu adalah hal yang sangat penting, bukan hanya sebagai pihak yang dilindungi hak konstitusionalnya tetapi juga sebagai pengawal integritas pemilu.
Maria juga menjelaskan berbagai wadah partisipasi yang disediakan oleh Bawaslu, seperti Pendidikan Pengawasan Partisipatif dan Forum Warga Pengawasan Partisipatif, serta kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi pengawas pemilu di masa yang akan datang.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif bahwa pemilu adalah tanggung jawab bersama, sehingga menjaga integritas pemilu bukan hanya tugas Bawaslu atau pemerintah, tetapi juga setiap elemen masyarakat.