Ruang Bangsa - Oleh: *
Serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran adalah ancaman nyata bagi upaya memperkuat perdamaian sejati dan ketertiban dunia.
Bukan saja Iran yang telah dikorbankan oleh ambisi hegemonik-imperialistik Israel-Amerika, tapi kawasan teluk dan bahkan wilayah dunia lain juga terkena dampak negatif dan destruktif.
Ini memang merupakan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar di mana Israel dan Amerika adalah pihak yang harus bertanggung jawab.
Serangan ini jelas merupakan upaya sistematis untuk melemahkan posisi strategis Iran di kawasan, bahkan menghalangi dukungan Iran terhadap perjuangan Palestina. Jadi, ini cara untuk melakukan tekanan politik agar dominasi regional Israel atas Palestina benar-benar bisa terjamin.
Serangan ini menjadi bukti kongkret bahwa Donal Trump sejatinya perusak atau penghancur perdamaian. Karena itu, BoP semakin kehilangan legitimasi moral, politik dan bahkan hukum karena telah nyata tak berguna untuk menciptakan perdamaian sejati dan apalagi keadilan.
Trump benar-benar seorang aktor yang telah membajak kata-kata “peace” justru untuk ambisi hegemonik dan imperialistiknya. Dengan adanya serangan terhadap Iran, maka Trump dengan BoPnya tak bisa dipercaya menjadi badan yang memperjuangkan kedamaian dan kemerdekaan palestina.
Agresi Amerika-Israel ini akan mendorong perang regional terutama di Timur Tengah. Ini memang yang dimaksudkan oleh Israel dan Amerika sehingga Timur Tengah benar-benar lumpuh dan yang pada akhirnya Palestina dan Timur Tengah pada umumnya di bawah kendali Israel-Amerika.
Indonesia hendaknya tidak terlibat dan harus dengan tegas menolak segala aksi agresi mikiter, menegakkan hukum internasional, dan memperjuangkan penyelesaian damai berbasis keadilan.