Protes KOI atas Regulasi Sepak Bola Asian Games 2026: Jepang Diminta Adil
Ruang Bangsa - SUPERBALL.ID - Ketum KOI Raja Sapta Oktohari mengungkapkannya kekesalan terhadap Jepang selaku tuan rumah Asian Games 2026.
Raja Sapta Oktohari memastikan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan mengirim surat protes ke Badan Olimpiade Asia (OCA).
Langkah ini dilakukan untuk merespons perubahan regulasi di cabang olahraga (cabor) sepak bola putra Asian Games 2026.
Jepang selaku tuan rumah hanya memasukkan 16 kontestan yang diambil dari Piala Asia U-23 2026 sebagai kontestan di Asian Games nanti.
Perubahan itu telah disetujui AFC dan OCA, tapi Raja Sapta menentangnya karena proses pemeringkatan tanpa kualifikasi tidak biasa.
Selain itu, biasanya Asian Games diikuti semua negara, Raja Sapta pun menyindir Jepang, khususnya Nagoya yang dianggap tidak mampu menjadi tuan rumah.
"Iya, pasti dong (kami protes ke OCA)," kata Raja Sapta Oktohari pada Jumat (20/2/2026) kepada wartawan di Jakarta.
Perubahan regulasi itu menurut Raja Sapta seharusnya dilakukan dengan sosialisasi, agar para kontestan mendapat rasa keadilan yang sama.
"Apakah (kebijakan) ini, karena ketidakmampuan Nagoya sebagai tuan rumah, itu hal lain, tetapi sosialisasi itu harus sampai ke dan harus adil," kata Raja Sapta lagi.
Protes Indonesia juga telah dikomunikasikan KOI dengan Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, selaku Presiden OCA.




